Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Isu Hoaks Capai 11.357, Perempuan Paling Banyak Kena Tipu
    Insight News

    Isu Hoaks Capai 11.357, Perempuan Paling Banyak Kena Tipu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2023Updated:25 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengungkapkan, setidaknya adanya 11.357 isu hoaks yang beredar sejak Agustus 2018 hingga 31 Maret 2023. Dari jumlah tersebut telah teridentifikasi bahwa kategori penipuan berada pada urutan ketiga.

    Ketua Umum SIBERKREASI, Donny BU mengatakan, kejahatan di dunia digital sendiri sudah semakin berkembang. Bahkan, modus penipuan semakin kreatif sehingga kian sulit membedakan antara informasi benar versus hoaks.

    “Penting bagi kita untuk memahami kiat menghindari jebakan penipuan online, apalagi bagi perempuan,” jelas Donny dalam konferensi pers bersama Shopee, Jumat (25/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Donny menyebut tanpa mendiskreditkan perempuan di dunia digital, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perempuan lebih sering tertipu di dunia digital apalagi saat berbelanja online, termasuk di e-commerce.

    Menurut Donny, adalah hal yang seolah-olah sudah tertanam bahwa untuk teknologi dan sekuritas di dunia digital laki-laki lebih unggul. Bahkan, dengan Pandemi Covid-19 yang membuat penetrasi internet makin tinggi pun tidak membuat perempuan lebih tinggi kemampuan digitalnya.

    “Butuh kerja sama multistakeholder untuk bisa mengedukasi dan meliterasi masyarakat agar tidak termakan hoaks,” kata Donny.

    Menurut Donny, adalah tugas bersama, pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder), untuk membekali masyarakat dengan kemampuan literasi digital dengan keempat pilarnya, yaitu cakap, aman, budaya dan etika, atau biasa disingkat C-A-B-E.

    “Adapun kanal seperti Cek Fakta di platform Shopee adalah terobosan yang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat agar terhindar dari hoaks dan penipuan online. Mari kita budayakan selalu sabar sebelum sebar, saring sebelum sharing, dan tidak mudah tergiur hoaks atau penipuan berkedok penawaran yang menggiurkan,” jelas Donny.

    Selain itu,Head of Marketing Growth Shopee Indonesia, Monica Vionna mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu menerapkan 3C jika mendapatkan pesan yang mengatasnamakan Shopee untuk menghindari hoaks, seperti:

    1. Cek Pengirimnya: semua informasi resmi dari Shopee hanya dikirim lewat akun WhatsApp Shopee bercentang biru dan media sosial resmi Shopee yang sudah terverifikasi.

    2. Chat Customer Service Shopee: jika membutuhkan kepastian atas informasi mencurigakan, pengguna bisa menggunakan fitur Cek Fakta di aplikasi Shopee.

    3. Cari Tau Modusnya: modus penipuan terus berubah sehingga pengguna bisa mengikuti akun @shopeecare_id di Instagram agar selalu update tentang penipuan berkedok Shopee.



    Artikel Selanjutnya


    Horor ChatGPT, Kampanye Capres Pakai Foto Palsu

    (dpu/dpu)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.