Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Komet Raksasa Melintas Langit RI 12 September, Ini Kata NASA
    Insight News

    Komet Raksasa Melintas Langit RI 12 September, Ini Kata NASA

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2023Updated:25 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah komet yang baru ditemukan pertengahan bulan ini bakal terlihat pada 12 September mendatang. Observatorium Bosscha mengatakan kometĀ ini akan bisa dilihat tanpa alat bantu.

    Pihak Bosscha menjelaskan komet bernama Nishimura akan berada pada jarak terdekat dengan Matahari pada 17 September 2023. Namun untuk melihatnya lebih jelas adalah tanggal 12 September 2023.

    “C/2023 P1 (Nishimura) akan mencapai perihelion atau titik terdekatnya dengan Matahari pada tanggal 17 September 2023. Pada saat perihelion, komet ini akan sangat susah diamati karena di langit hanya berjarak 12 derajat dari Matahari,” jelas pihak Bosscha dalam unggahan di akun Instagram, dikutip Jumat (25/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Waktu terbaik mengamati komet Nishimura adalah pada tanggal 12 September beberapa jam sebelum fajar. Di waktu tersebut, komet Nishimura berada di konstelasi Leo dengan magnitudo 4,6, cukup terang untuk diamati dengan mata tanpa alat bantu”.

    Komet ini dinamakan seperti nama penemunya astronom amatir asal Jepang, Hideo Nishimura. Hideo menemukan obyek tersebut pada 11 Agustus 2023 lalu.

    Temuan itu cukup unik. Karena, menurut NASA, Hideo berhasil menemukan komet dengan kamera digital standar.

    Gambar komet Nishimura juga sudah diabadikan dalam foto beberapa hari lalu. Foto tersebut diambil dari June Lake, California Amerika Serikat (AS).

    NASA menjelaskan bentuk Nishimura memiliki ekor tipis. Selain itu komet juga tampil dengan koma berwarna hijau.

    Melansir laman resmi Badan Antariksa Amerika Serikat (AS), kecerahan Nishimura terus meningkat sejak berhasil ditemukan. Jalur lintasan saat melewati Tata Surya juga berhasil dipetakan.

    Pihak NASA menjelaskan komet juga akan terus membesar saat obyek tersebut mendekati Matahari.

    Karena berada dekat dengan Matahari waktu terbaik melihatnya saat Matahari terbenam ataupun terbit. Jarak yang sangat dekat dengan Matahari akan membuat nukleus pecah.



    Artikel Selanjutnya


    NASA Buka-bukaan Fakta Kiamat, Bikin Takut Baca!

    (npb/npb)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.