Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ambisi Teknologi Budiman Sudjatmiko, Bukan Hanya Soal Politik
    Insight News

    Ambisi Teknologi Budiman Sudjatmiko, Bukan Hanya Soal Politik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Agustus 2023Updated:24 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Budiman Sudjatmiko sedang jadi bahan pembicaraan warga RI. Nasibnya di PDIP masih belum jelas setelah terbuka mendukung Prabowo Subianto sebagai capres pada Pemilu 2024. Dua tahun yang lalu, Budiman juga sempat membuat Indonesia heboh. Namun, bukan soal politik.

    Pada 2021, Budiman mengumumkan rencana pendirian Bukit Algoritma di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, Jawa Barat. Ia ingin area ini menjadi Silicon Valley-nya di Indonesia.

    Proyek ini digagas oleh Kiniku Bintang Raya KSO. Itu merupakan perusahaan gabungan antara PT Kiniku Nusa Kreasi bekerja sama dengan PT Bintang Raya Loka Lestari. Mendelegasikan pekerjaan konstruksi kepada PT Amarta Karya (Persero).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    PT Amarta Karya (Persero) yang menjadi kontraktor utama proyek itu akan membangun infrastruktur kawasan mulai dari jalan, instalasi listrik, hingga gedung-gedung. Itu adalah rencana pembangunan tahap awal selama tiga tahun pertama.

    Tahapan awal ini diperkirakan dapat memakan biaya investasi mencapai Rp 18 triliun. Budiman yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kiniki Bintang Raya KSO menjelaskan dana investasi itu berasal dari swasta murni yang diperoleh dari investor dalam maupun luar negeri.

    “Dari Arab sudah ada minat, selain itu Eropa juga Amerika Utara, tapi komitmen baru dapat dari salah satu negara Amerika Utara itu,” jelasnya.

    Budiman ingin membangun science park, gedung penelitian yang akan disewakan untuk teknologi kuantum dan kecerdasan buatan, rekayasa nano untuk teknologi bangunan, penelitian otak dan rekayasa genetika, juga produksi obat -obatan. Ada juga bangunan riset untuk komponen semikonduktor, pabrikasi otak komputer, juga energy storage berbentuk baterai.

    Bukit Algoritma yang direncanakan berdiri di lahan seluas 888 hektare tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 11 tahun.

    “Pembangunan tahap pertama 335 hektare untuk infrastruktur dasar, taman science, taman pusat kesehatan, pusat pengembangan pangan dan gizi, penginapan, pusat kebugaran, plaza edutainment di tiga tahun pertama,” katanya.

    Budiman menjelaskan terdekat ada perusahaan energi baru terbarukan yang akan groundbreaking untuk penelitian fabrikasi atau pengolahan material solar cell yang murah. Kedua adalah center area untuk pusat kajian wilayah eksplorasi ruang udara drone, baik penumpang, kargo, maupun bawah air.

    Namun, selama 2 tahun ini belum ada kabar lagi soal Bukit Algoritma. 

    (dem/dem)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.