Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sudah Jadul, 2G Ternyata Masih Banyak yang Pakai
    Insight News

    Sudah Jadul, 2G Ternyata Masih Banyak yang Pakai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Agustus 2023Updated:24 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Wacana mematikan 2G terdengar setelah operator seluler shutdown 3G beberapa waktu lalu. Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Sarwoto Atmosutarno menjelaskan hal itu bisa saja dilakukan.

    “Kalau itu tergantung dari Anda ya, ini HP mu ada enggak masih pakai 2G, jadi kalau HP kamu enggak ada 2G ngapain kita nyediain, sayang frekuensinya dipakai nganggur,” kata Sarwoto ditemui di Jakarta, Kamis (24/8/2023).

    Dia menjelaskan operator bisa melakukan banyak hal untuk menekan penggunaan 2G dan mematikannya. Misalnya, dengan insentif penyediaan perangkat yang mendukung 4G.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, bisa juga dengan meniru apa yang terjadi dengan Flexi. Saat itu CDMA dibiarkan hingga tidak ada yang mau menggunakannya.

    “Ya sekarang misalnya, kita pro rakyat kecil nih, analog masih digunakan penduduk desa, untuk bisa pindah digital Anda harus beli STB, nah STB harus disediakan pemerintah atau operator, nah sama aja nanti ini,” jelasnya.

    Jadi kalau misalkan kita matikan featurephone, ada enggak subsidi dari pemerintah atau operator. Atau dibiarin, kayak Flexi, lama kelamaan CDMA enggak ada yang mau pakai, ya sudah sini pakai Telkomsel saya ganti,” tambah Sarwoto.

    Sebelumnya, XL Axiata tengah berproses mematikan BTS 2G yang ada di sebagian wilayah tanah air. Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa menjelaskan sejumlah daerah, termasuk Jakarta, sudah jarang menggunakan 2G. Langkah mematikan jaringan tersebut akan dilakukan sejalan dengan pengembangan 2G.

    “Setelah kita shutdown 3G yang saat ini tinggal 1.000 (BTS) saja, 2G akan kita mulai kurangi juga secara perlahan-lahan,” ujar Gede saat ditemui beberapa waktu yang lalu.

    Namun langkah ini akan dilakukan secara natural dan tidak terburu-buru. Karena layanannya masih digunakan, mulai dari customer hingga enterprise.

    “Mesin-mesin EDC masih 2G. Bank-bank harus ikut memindahkannya ke 4G agar 2G untuk bisa shutdown. Karena itu sumber revenue yang masih besar,” kata dia.


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.