Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Saat Black Hole Telan Bintang, Apa yang akan Terjadi?
    Insight News

    Saat Black Hole Telan Bintang, Apa yang akan Terjadi?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 September 2021Updated:20 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Sebuah penelitian menemukan skenario saat lubang hitam menelan bintang. Ditemukan lubang hitam akan menghasilkan dengan apa yang disebut astronom sebagai ‘peristiwa gangguan pasang surut’.

    Bintang tersebut akan pecah diikuti dengan ledakan radiasi yang bisa melebihi cahaya digabungkan dari tiap bintang di galaksi induk. Ini terjadi selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

    Temuan itu berasal dari sebuah makalah dari tim astronom yang dipimpin Sixiang Wen, seorang peneliti paskadoktoral di University of Arizona Steward Observatory. Mereka menggunakan Sinar X yang dipancarkan oleh peristiwa gangguan pasang surut atau dikenal sebagai J2150.

    Ini dilakukan tim peneliti untuk mengukur massa dan putaran lubang hitam. Benda tersebut merupakan jenis tertentu dengan massa menengah dan luput dari pengamatan.

    “Fakta jika kami dapat menangkap lubang hitam saat melahap bintang menawarkan kesempatan luar biasa untuk mengamati apa yang tidak terlihat,” kata Ann Zabludoof, seorang profesor astronomi Arizona dan rekan penulis di makalah itu, dikutip laman Phys, Senin (20/9/2021).

    “Bukan hanya itu, dengan menganalisis cahayanya kita bisa mengerti kategori lubang hitam yang sulit dipahami, yang mungkin menjelaskan sebagian besar lubang hitam di pusat galaksi”.

    Menggunakan alis data ulang sinar X dari J2150 serta membandingkan nya dengan model teoritis yang canggih, para peneliti menunjukkan cahaya ini memang berasal dari pertemuan bintang dan lubang hitam dengan massa menengah.

    Sebagai informasi, lubang hitam massa Menegah diperkirakan memiliki berat ka kira 10 ribu kali.

    “Emisi sinar X dari bagian dalam yang dibentuk oleh puing-puing bintang mati memungkinkan kami menyimpulkan massa dan putaran lubang hitam dan melakukan klasifikasi sebagai lubang hitam perantara,” kata Wen.

    Nicholas Stone yang juga menjadi rekan penulis mengungkapkan karena pengamatan astronomi modern, akhirnya bisa mengetahui pusat semua galaksi yang ukurannya sama atau lebih besar dari Bima Sakti juga punya lubang hitam yang sangat besar.

    “Benda ini berukuran dari 1 juta hingga 10 miliar kali dari massa Matahari kita dan menjadi sumber radiasi elektromagnetik yang kuat saat terlalu banyak gas antar bintang yang jauh ke sekitarnya,” kata dosen senior di Universitas Hebrew itu.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.