Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Chip Masa Depan Dibuat di Antariksa, Bumi Penuh Masalah
    Insight News

    Chip Masa Depan Dibuat di Antariksa, Bumi Penuh Masalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Agustus 2023Updated:23 Agustus 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjajahan manusia ke antariksa sepertinya makin meluas dalam beberapa tahun ke depan. Menurut proyeksi analis, antariksa akan dipakai untuk proses manufaktur.

    Menurut partner di McKinsey, Ilan Rozenkopf, produk farmasi, semikonduktor (chip), kecantikan, kesehatan, serta makanan, bisa jadi akan turut diproduksi di luar angkasa. Nilainya diprediksi mencapai US$ 10 miliar pada 2030 mendatang, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (22/8/2023).

    Luar angkasa menawarkan lingkungan yang unik untuk penelitian dan pengembangan produk. Sebab, tingkat radiasi dan kondisi tanpa gravitasi di sana memungkinkan perusahaan menemukan metode atau bahan manufaktur baru yang tidak mungkin dilakukan di Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Praktek ini tidak sepenuhnya baru. Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah menyelenggarakan beberapa eksperimen dari akademisi, lembaga pemerintah, dan pelanggan komersil untuk hal-hal seperti menumbuhkan jaringan manusia, membuat semikonduktor yang lebih murni, dan mengembangkan obat baru atau yang lebih baik.

    Dalam anggaran tahun fiskal 2024, Presiden Joe Biden bahkan mengalokasikan US$5 juta bagi NASA untuk melanjutkan penelitian terkait kanker di ISS.

    Namun, akses terhadap ISS selalu kompetitif dan minat terhadapnya terus meningkat. Saat ini, beberapa startup di sektor luar angkasa melihat peluang untuk memenuhi permintaan manufaktur di luar angkasa. Salah satunya dengan membangun pabrik luar angkasa secara kolektif.

    Manufaktur Obat di Antariksa

    Salah satu perusahaannya adalah Varda Space Industries di California Selatan. Misi Varda adalah membantu perusahaan farmasi meningkatkan obat-obatan mereka atau membuat terapi obat baru dengan memanfaatkan sifat unik ruang angkasa, lalu mengembalikan bahan-bahan itu kembali ke Bumi.

    Fokus bisnis Varda adalah fenomena yang dikenal sebagai kristalisasi protein. Ini terjadi ketika larutan protein super jenuh pada dasarnya diuapkan untuk membentuk padat, sehingga para ilmuwan dapat mempelajari struktur protein.

    Dengan memahami struktur kristal protein, dapat membantu para ilmuwan mendapatkan gagasan yang lebih baik tentang mekanisme penyakit, mengidentifikasi target obat, dan mengoptimalkan rancangan obat.

    Hasilnya, obat-obatan yang diproduksi bisa memiliki efek samping lebih sedikit dan lebih efektif untuk menyembuhkan penyakit.

    Penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun telah menunjukkan bahwa kristal protein yang tumbuh di luar angkasa memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi daripada yang tumbuh di Bumi.

    Rencana bisnis perusahaan bukan untuk membuat seluruh obat di luar angkasa. Tapi, hanya membuat bahan aktif farmasi utama, atau bagian yang bertanggung jawab atas efek terapeutik suatu obat.

    Produksi Chip di Luar Angkasa

    Sementara itu di Cardiff, Wales, Space Forge sedang merancang pabrik luar angkasanya sendiri untuk memproduksi semikonduktor generasi berikutnya.

    Tujuan Space Forge adalah membuat substrat semikonduktor menggunakan bahan selain silikon untuk memproduksi chip yang lebih efisien dan berperforma lebih tinggi.

    “Material generasi berikutnya ini akan memungkinkan kami menciptakan efisiensi yang belum pernah kami lihat sebelumnya,” kata Andrew Parlock, direktur pelaksana operasi Space Forge.

    “Kita berbicara tentang peningkatan 10 hingga 100 X dalam kinerja semikonduktor.” lanjutnya.


    Artikel Selanjutnya


    Cerita Lengkap China Blokir Chip AS, Tarik Ulur Korsel-Taiwan

    (fab/fab)


    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.