Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Jadul Senjata Rusia Bikin Tentara Ukraina Takut
    Insight News

    Teknologi Jadul Senjata Rusia Bikin Tentara Ukraina Takut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Agustus 2023Updated:22 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pasukan Ukraina sulit bergerak maju merebut kembali wilayah yang sebelumnya dikuasai Rusia. Penyebabnya, adalah senjata teknologi sederhana yang ditebar oleh tentara Rusia.

    Pasukan tentara Ukraina terekam mengalami serangan ranjau darat yang menakutkan. Semua ini terekam secara langsung oleh drone tentara Ukraina yang terbang di atas selatan kota Bakhmut, Donbas.

    Dari atas terlihat ladang ranjau yang berkawah tampak seperti ditutupi lingkaran tanaman berwarna coklat tua.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ranjau sangat menakutkan. Mereka membuatku takut lebih dari apa pun,” kata Artyom, seorang tentara berusia 36 tahun dari Brigade Pertahanan Teritorial ke-108 Ukraina, dikutip dari BBC, Selasa (22/8/2023).

    Menurut dia, tentara Ukraina adalah orang-orang yang berpengalaman. Tapi sulit untuk memiliki mata di mana-mana. Mereka yang kena ranjau darat, keduanya mengalami amputasi kaki. Masing-masing satu kaki.

    “Kami mengalami luka-luka setelah setiap pertarungan,” kata Artyom yang juga seorang pencari ranjau terlatih.

    Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa roket memungkinkan pasukan Rusia untuk menanam ranjau darat baru di tempat-tempat yang telah dibebaskan dan dibersihkan oleh pasukan Ukraina.

    Serangan balik Ukraina yang telah lama dinantikan belum juga mencapai sasaran dan momentum yang diharapkan beberapa pihak, termasuk Presiden Volodymyr Zelensky. Ia mengakui serangan itu lebih lambat dari yang diharapkan.

    Sejumlah tentara yang ajak bicara oleh BBC di berbagai bagian garis depan menyalahkan ladang ranjau Rusia sebagai penyebab keterlambatan tersebut.

    “Tentu saja memperlambat pergerakan pasukan,” kata komandan regu pencari ranjau beranggotakan sembilan orang dengan tanda panggilan Dill.

    Dia baru saja menyelesaikan misi pembersihan ranjau di garis depan terdekat di sebelah timur desa kecil Predtechyne yang hancur. Dia meletakkan serangkaian ranjau Rusia yang dinonaktifkan di tanah bawah pohon. Dill melakukannya dengan hati-hati untuk memastikan dia tidak terlihat oleh drone Rusia di atasnya.



    Artikel Selanjutnya


    Kenapa Bocah Ingusan Bisa Bocorkan Dokumen Top Secret AS

    (dem)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.