Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cegah HP China Intip Data, Kominfo Harus Rilis Aturan Baru
    Insight News

    Cegah HP China Intip Data, Kominfo Harus Rilis Aturan Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Agustus 2023Updated:16 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo diminta merilis aturan baru untuk memastikan keamanan data pribadi masyarakat. Ini terkait sebuah riset yang mengungkap HP China dapat mengintip data penggunanya.

    Ahli Forensik Digital, Ruby Alamsyah menjelaskan Kominfo telah memiliki direktorat yang mengatur soal manufaktur ponsel. Namun, belum ada aturan yang menjabarkan batasan, larangan, dan sanksi jika ada yang melaranggar keamanan data pribadi masyarakat.

    “Mereka tinggal membuat aturan yang proper, harus di-comply oleh manufaktur HP ini di Indonesia. Tinggal mereka membuat jabarannya batasan-batasan dan pelarangan serta sanksinya yang pasti,” kata Ruby dalam program Profit CNBC Indonesia, Selasa (15/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saat terjadi pelanggaran di masyarakat, penegakan hukum dilakukan,” ungkapnya.

    Ruby juga meminta agar pemerintah bisa membuat analisa lebih dulu sebelum membuat aturan. Dengan begitu, regulasi yang ada berpihak pada keamanan data masyarakat.

    Pemerintah juga harus memastikan aplikasi bawaan (pre-installed) di ponsel mematuhi aturan perlindungan data pribadi yang ada di dalam negeri.

    “Memastikan HP tersebut walaupun sudah teri-nstall aplikasi dari pabrik tapi tetap mematuhi perlindungan data pribadi yang ada di Indonesia,” jelas Ruby.

    Sebelumnya, sejumlah aplikasi ditemukan mengirimkan data pribadi penggunanya ke China. Aplikasi tersebut ada dalam HP Android buatan China.

    Berdasarkan laporan Haoyu Liu dari University of Edinburgh, Douglas Leith dari Trinity College Dublin, dan Paul Patras dari University of Edinburgh, HP yang dianalisa adalah OnePlus, Xiaomi, Oppo dan Realme.

    Setidaknya ada 30 aplikasi pihak ketiga yang sudah di-install lebih dulu di HP tersebut. Aplikasi mencuri data seperti IMEI, lokasi, profil pengguna, hingga interaksi sosial.


    Artikel Selanjutnya


    HP China Dulu Dihina Kini Raja Dunia, Ini Resep Rahasianya

    (npb/npb)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.