Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pedagang Lokal Teriak, Barang China Murah Menjamur di TikTok
    Insight News

    Pedagang Lokal Teriak, Barang China Murah Menjamur di TikTok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Agustus 2023Updated:14 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pedagang lokal teriak soal maraknya barang impor dari China yang dijual dengan harga murah di platform online seperti TikTok Shop.

    Sementara, pengusaha lokal harus mengeluarkan banyak biaya produksi, yang akhirnya membuat harga jual lebih tinggi dibandingkan dengan barang impor. Padahal kualitasnya dijamin lebih bagus produk Indonesia.

    Co-Founder Jiniso Dian Fiona mengatakan produsen China gampang untuk meniru produk dari sini. Ia menjelaskan bisa jadi lokal brand yang bagus dan laris lalu mereka kirim sampelnya ke China. Kemudian ditiru produksinya dan dibawa ke Indonesia dengan harga jual murah di luar harga pasar.

    “Saya yakin banget juga mereka belum sempurna di pembayaran pajaknya. Saya nggak bisa bilang dia belum bayar pajak itu bukan kapasitas saya, kalau saya sebagai pebisnis hitung-hitungan itu nggak masuk akal kalau dia belum dibebankan biaya-biaya itu,” ujar Dian saat ditemui usai audiensi dengan Kemenkopukm, Senin (14/8/2023).

    “Sayang banget kalau negara belum maju untuk regulasi ada pengawasan tentang pajak,” imbuhnya.

    Ia juga mempertanyakan apakah ketika barang impor itu distribusinya masuk ke TikTok dan segala e-commerce yang ada, barang tersebut dikenakan pajak atau tidak.

    Jika benar dikenakan pajak artinya antara produsen lokal dan impor China adil. Dan dengan pajak-pajak tersebut ia barang impor China tidak lagi bisa banting harga.

    “Cuma kita udah effort banget wajib pajak 100 persen, tapi kutu-kutu itu masuk, kita harus spend budget berapa lagi, apalagi itu algoritma,” kata dia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Isunya sekarang di TikTok, Shopee sudah mulai sadar, kita juga sudah mulai diprioritaskan oleh Shopee, tapi kalau TikTok ya isu dari pemerintah masih di sana,” ia menambahkan.



    Artikel Selanjutnya


    Ini Sinyal Ambisi TikTok Jadi Raja Online Shop di RI

    (fab/fab)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.