Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tentara Siber Ramai Dibahas, DPR Ingatkan Jangan Cuma Wacana!
    Insight News

    Tentara Siber Ramai Dibahas, DPR Ingatkan Jangan Cuma Wacana!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Agustus 2023Updated:12 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – DPR mengharapkan rencana adanya tentara siber bukan hanya wacana. Dengan begitu, bisa membuat masyarakat lebih aman di ruang digital.

    “Gagasan seperti ini mudah-mudahan enggak seperti biasanya hanya sebatas wacana. Karena yang dirugikan masyarakat. Mereka minta kejelasan saat menggunakan gadget-nya,” kata Anggota Komisi I dan Badan Anggaran DPR, Rizki Natakusumah dalam program Profit CNBC Indonesia, Jumat (11/8/2023).

    Dia menjelaskan hingga saat ini pembentukan tentara siber masih sekedar wacana dan diskusi. Harapannya rencana tersebut tidak hanya jadi perhatian dalam waktu singkat saja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya harap bisa mendapatkan atensi bukan hanya minggu ini tapi beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

    Saat ini DPR masih dalam masa reses. Tapi setelah 16 Agustus 2023 masuk masa sidang baru, Rizki memastikan hal ini bisa jadi pembahasan yang cukup baik dengan berbagai lembaga dan kementerian.

    Menurut Rizki, pertahanan siber yang kuat akan membuat banyak pihak lebih percaya diri. Termasuk para investor yang merasa aman berinvestasi di dalam negeri.

    Lebih lanjut, Rizki mengatakan terkait pertahanan bukan lagi berbicara soal untung atau rugi. Namun mengenai perlu atau tidaknya melakukan suatu hal.

    “Kalau dari segi keuntungannya saya yakin banyak. Kita butuh TNI yang adaptif butuh TNI yang bisa menjawab permasalahan global saat ini dan masa depan,” kata Rizki.

    Rizki juga menyinggung belum adanya UU Keamanan Siber. Permasalahannya belum tentu ada di tangan DPR, sebab kata Rizki pihak pemerintah belum memiliki konsesus yang jelas soal membagi wilayah tersebut.

    “Apakah permasalahannya di DPR belum tentu juga karena faktor sampai sekarang pemerintah sendiri belum ada konsesus yang jelas untuk bisa membagi kewenangan wilayah dsb yang bisa dibagikan kepada kami sebagai usulan UU,” jelasnya.

    (npb/npb)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.