Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Bikin Lubang di Lapisan Bumi, Pakar Ungkap Fakta
    Insight News

    Elon Musk Bikin Lubang di Lapisan Bumi, Pakar Ungkap Fakta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Agustus 2023Updated:10 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Roket milik perusahaan Elon Musk, Falcon 9, diduga melubangi ionosfer yang merupakan lapisan atmosfer, setelah lepas landa 19 Juli lalu. Analisis baru dari fisikawan antariksa Boston University, Jeff Baumgardner, mengonfirmasi laporan Spaceweatherarchive.com tersebut.

    Dia mengatakan ada kemungkinan peluncuran roket SpaceX yang membawa satelit Starlink membuat lubang di Ionosfer, dikutip dari Interesting Engineering, Kamis (10/8/2023).

    “Ini adalah fenomena yang dipelajari dengan baik saat roket membakar mesin mereka 200 hingga 300 km [sekitar 120 hingga 190 mil] di atas permukaan Bumi,” kata Baumgardner kepada Spaceweatherarchive.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lubang di ionosfer diidentifikasi melalui warna merah khasnya. Hal tersebut disebabkan ion oksigen di laporan atmosfer bereaksi dengan elektron yang keluar dari knalpot roket. Cahaya dari panjang gelombang sama seperti aurora merah.

    Ternyata, setelah peluncuran pada 19 Juli, cahaya merah yang sama itu juga terlihat di langit.

    Ionosfer merupakan lapisan partikel plasma yang bermuatan listrik. Lapisan ini berada pada ketinggian antara 80-650 km, batas antara atmosfer atas dengan tepi luar angkasa.

    Sejumlah satelit berada di dalam atau di atas ionosfer. Sinyal satelit dipancarkan melalui lapisan tersebut.

    Bukan kali ini saja SpaceX diduga melubangi ionosfer. Ini pernah ditemukan pada roket Falcon 9 yang lepas landas pada 2017.

    Setelah lima menit roket Falcon9 lepas landas membuat gelombang ‘akustik kejut melingkar angkasa’. Dari laporan yang terbit di jurnal Space Weather ditemukan lubang plasma Ionosfer berdiameter sekitar 900 km dan penipisan TEC 10-70%.



    Artikel Selanjutnya


    Roket Raksasa Elon Musk Meledak 4 Menit Setelah Meluncur

    (npb/npb)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.