Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Studi Ungkap Cara Agar Manusia Hidup Selamanya, Gokil!
    Insight News

    Studi Ungkap Cara Agar Manusia Hidup Selamanya, Gokil!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2023Updated:8 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi kecerdasan buatan (AI) ternyata bisa memerangi masalah terbesar bagi peradaban manusia, yakni penuaan.

    Penelitian terbaru dari University of Edinburgh menunjukkan bahwa sistem machine learning yang merupakan bagian dari penerapan AI bisa digunakan untuk menemukan obat sakti untuk membuat manusia tetap muda.

    Tim peneliti memanfaatkan algoritma yang mempelajari organ dan sel manusia, Dengan begitu, akurasi data akan terus terlatih untuk menentukan apa yang benar-benar dibutuhkan manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Algoritma itulah yang digunakan untuk menciptakan obat senolitik, yakni tipe obat yang memperlambat penuaan. Selain itu, senolitik juga membantu menghindari manusia dari dari beragam penyakit yang berhubungan dengan penuaan.

    Dikutip dari BBC, Senin (7/8/2023), ada 4.340 molekul yang dimasukkan untuk melatih model machine learning. Hasilnya, algoritma bisa memberikan hasil yang berguna selama 5 menit.

    Model tersebut mengidentifikasi 21 molekul penting yang diyakini sebagai senolitik. Tanpa bantuan machine learning, proses identifikasi ini bisa memakan waktu yang lama, dengan bujet sangat mahal.

    Dari 21 molekul terbaik, ada 3 di antaranya yang mampu membasmi sel penuaan sekaligus menjaga sel normal tetap hidup. Selanjutnya, senolitik itu dianalisa lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana interaksinya dengan tubuh manusia.

    Meski studi ini terbilang sukses, namun prosesnya masih panjang. Peneliti menyebut ada beberapa tahap lanjutan yang dibutuhkan untuk memvalidasi penelitian tersebut.

    “Obat-obatan ini harus melalui banyak prosedur. Bahkan, jika sampai dijual secara meluas, harus ada pengujian keamanan yang perlu dilakukan,” kata tim peneliti.



    Artikel Selanjutnya


    Aksi Microsoft-Google Buat Elon Musk & Ribuan CEO Ketakutan

    (fab/fab)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.