Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bye Impor, India Paksa Apple-Asus Cs Buat Pabrik Laptop Lokal
    Insight News

    Bye Impor, India Paksa Apple-Asus Cs Buat Pabrik Laptop Lokal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Agustus 2023Updated:4 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – India merencanakan langkah berani untuk memaksa produsen laptop dan PC global membangun pabrik lokal. Dalam waktu dekat, impor laptop, tablet, dan komputer ke India akan dipersulit.

    “Impor mereka akan diizinkan dengan izin yang sah untuk impor terbatas,” bunyi pemberitahuan pemerintah, dikutip dari Reuters, Kamis (3/8/2023).

    Dell, Acer, Samsung, LG Electronics, Apple Inc, Lenovo dan HP Inc adalah beberapa perusahaan utama yang menjual laptop di pasar India dan sebagian besar diimpor langsung dari China.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Laptop, tablet, dan komputer pribadi menyumbang sekitar 1,5% dari total impor tahunan negara dan hampir setengahnya dibeli dari China, menurut data pemerintah.

    Pada bulan April-Juni, impor elektronik, yang meliputi laptop, tablet, dan komputer, mencapai US$19,7 miliar, naik 6,25% tahun ke tahun. Sementara impor elektronik berkisar antara 7% hingga 10% dari total impor barang dagangan negara.

    “Semangat langkah itu adalah untuk mendorong manufaktur ke India. Itu adalah sebuah dorongan,” kata Ali Akhtar Jafri, mantan direktur jenderal di badan industri elektronik MAIT.

    Pembatasan impor ini adalah bagian dari upaya India mendorong relokasi pabrik dari luar ke dalam negeri. Pemerintah Modi juga menawarkan berbagai insentif demi mendukung ambisi India memperkuat posisinya dalam sistem rantai pasok elektronik global.

    India menargetkan produksi elektronik tahunan senilai US$300 miliar pada tahun 2026. Baru-baru ini, pemerintah setempat memperpanjang tenggat waktu bagi perusahaan untuk mengajukan skema insentif manufaktur senilai US$2 miliar untuk menarik investasi besar dalam pembuatan perangkat keras teknologi informasi, yang mencakup produk seperti laptop, tablet, komputer pribadi, dan server.

    India juga mengenakan tarif tinggi pada produk-produk seperti ponsel untuk memberikan perlindungan bagi produksi dalam negeri.

    Tahun lalu, India menghasilkan ponsel senilai US$38 miliar di negara itu, sedangkan produksi laptop dan tablet lokal hanya US$4 miliar, menurut perkiraan dari badan industri Asosiasi Seluler dan Elektronik India.



    Artikel Selanjutnya


    Ini Raja Laptop-Desktop Dunia, Macbook-Dell-HP Boleh Minggir

    (dem)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.