Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Billie Eilish Akui Otaknya Rusak karena Kecanduan Pornografi
    Inspiring You

    Billie Eilish Akui Otaknya Rusak karena Kecanduan Pornografi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 Agustus 2023Updated:3 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pornografi diketahui dapat membuat kecanduan dengan cara yang sama persis dengan kecanduan narkoba. Sebagai contoh, sekali menonton video porno, bisa menyebabkan seseorang ketagihan dan ingin terus menonton.

    Kondisi tersebut ternyata juga dialami penyanyi pemenang Grammy Award, Billie Eilish. Perempuan berusia 21 tahun itu mengatakan bahwa dia telah kecanduan pornografi sejak masih remaja usia 11 tahun.

    Menurut pelantun ‘Bad Guy’ tersebut, kecanduan konten porno menghancurkan otaknya. Bahkan, ia sampai mengalami mimpi buruk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya pikir porno adalah aib. Saya dulu sering menonton film porno, jujur saja. Saya mulai menonton film porno ketika saya berusia 11 tahun,” kata perempuan itu dalam acara The Howard Stern Show pada 2021 lalu, dikutip CNN International.

    “Pornografi benar-benar menghancurkan otak saya dan saya merasa sangat hancur karena saya terpapar begitu banyak konten seperti itu,” tambahnya seraya menyebut beberapa konten “menghantuinya” karena kejam dan kasar.

    Eilish sendiri telah mendapat tujuh penghargaan Grammy Awards. Ia membawa pulang kategori “Lagu Terbaik” pada 2020 saat masih berusia 18 tahun.

    Kecanduan pornografi tidak termasuk dalam penyakit maupun gangguan mental yang resmi. Karena alasan itu, kecanduan pornografi cenderung disalahpahami dan belum bisa dijadikan suatu diagnosis. Orang yang tidak bisa lepas dari kebiasaan menonton konten pornografi umumnya tidak akan secara terbuka mengakui kondisinya.

    Seperti halnya kecanduan apa pun, orang yang kecanduan pornografi mudah tersinggung, terutama jika dia kesulitan mengakses konten pornografi.

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.