Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Karyawan Google Korban AI, Manusia Kena PHK Diganti Mesin
    Insight News

    Karyawan Google Korban AI, Manusia Kena PHK Diganti Mesin

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2023Updated:3 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawannya. Keputusan ini terjadi karena perusahaan akan mendorong penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada produk Assistant.

    Google diketahui ikut masuk ke dalam fenomena AI yang terjadi sejak ChatGPT mulai populer akhir tahun lalu. Termasuk dengan meluncurkan Bard, produk chatbot, belum lama ini.

    CNBC Internasional melaporkan, Google berencana membuat Smart Assistant “lebih sakti” menggunakan AI Generatif. Ini menjadi bagian dari reorganisasi besar dari unit tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Wakil Presiden unit tersebut, Peeyush Ranjan menjelaskan PHK dalam jumlah kecil masuk pada perombakan tersebut. Mereka yang terdampak akan mendapatkan waktu 60 hari untuk mencari pekerjaan lain di Google.

    Ranjan menjelaskan perusahaan akan menyematkan teknologi model bahasa besar atau LLM pada Assistant. Tujuannya adalah memberikan pengalaman produk dengan kualitas tinggi pada para pengguna.

    “Kami telah melihat potensi besar dari AI generatif untuk mengubah kehidupan orang-orang dan melihat peluang besar untuk mengeksplorasi seperti apa Assistant dengan daya tambahan, ditenagai oleh LLM,” jelasnya, dikutip Rabu (2/8/2023).

    Bagian dari re-organisasi, para eksekutif juga mengumumkan adanya perubahan pada tim Speech yang menangani perintah Suara. Misalnya kepala tim Francoise Beaufays pinda mengawasi Bard dan Assistant.

    Sementara itu, juru bicara Google, Jennifer Rodstrom buka suara soal pengembangan LLM. Menurutnya, eksplorasi teknologi tersebut bisa membantu produk Assistant jauh lebih baik.

    “Ratusan juta orang menggunakan Assistant tiap bulan dan kami berkomitmen memberi mereka pengalaman berkualitas tinggi,” kata Rodstorm.


    Artikel Selanjutnya


    Aplikasi Gmail di HP Makin Canggih, Bisa ‘Baca Pikiran’ Anda


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.