Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Efek Negatif Makan Terburu-Buru: Termasuk Diabetes!
    Inspiring You

    5 Efek Negatif Makan Terburu-Buru: Termasuk Diabetes!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Agustus 2023Updated:1 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kesibukan menyebabkan banyak orang menjadi lebih tergesa-gesa dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk ketika makan. Padahal, makan dengan terburu-buru ternyata berbahaya dan bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit.

    Meski terdengar dramatis, tetapi makan dengan buru-buru benar-benar dapat memengaruhi kesehatan. Berikut adalah bahaya makan terlalu cepat melansir Clean Eating.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Obesitas

    Makan terlalu cepat seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan atau obesitas. Jadi tidak mengherankan jika mengunyah lebih sedikit dan makan dengan cepat dikaitkan dengan konsumsi kalori yang tinggi.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang makan cepat akan mudah merasa lapar dibandingkan dengan mereka yang makan dengan santai. Hal ini karena makan cepat akan mengganggu hormon usus yang mengatur nafsu makan dan lambat memberikan sinyal kapan tubuh merasa kenyang.

    2. Diabetes

    Makan terburu-buru kemungkinan dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Dalam sebuah penelitian besar, makan dengan cepat membuat tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif dan menyebabkan diabetes.

    3. Sindrom Metabolik

    Resistensi insulin terkait erat dengan sindrom metabolik atau sekelompok faktor yang meningkatkan risiko tidak hanya diabetes, tetapi juga penyakit jantung dan stroke.

    Satu penelitian mengamati hampir 9.000 orang, berusia 40 tahun ke atas, yang tidak memiliki sindrom metabolik sejak awal. Selama tiga tahun berikutnya, mereka yang makan terburu-buru lebih mungkin mengalami sindrom metabolik dibandingkan mereka yang makan lebih lambat.

    4. Asam lambung

    Makan terburu-buru juga dikaitkan dengan gastritis erosif atau peradangan yang menggerogoti lapisan perut, menyebabkan luka yang dangkal atau terkadang bisul yang dalam.

    Sebuah penelitian di Korea melaporkan bahwa sebagian besar pasien mengalami tanda gastritis karena makan dengan cepat. Selain itu, mereka yang makan cepat cenderung makan berlebihan dan menyebabkan makanan lebih lama berada di dalam perut, sehingga lapisan perut terkena asam lambung.

    5. Tersedak

    Mereka yang makan dengan cepat lebih banyak menelan langsung makanan daripada mengunyahnya. Kondisi ini akan mengakibatkan makanan mudah tersedak di tenggorokan. Jadi, sebaiknya luangkan waktu ekstra untuk mengunyah dan menelan sepenuhnya dengan benar.



    Artikel Selanjutnya


    Simak, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Cegah Diabetes

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.