Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Startup Rp 330 Triliun Ditinggal Investor, Foundernya Bebal
    Insight News

    Startup Rp 330 Triliun Ditinggal Investor, Foundernya Bebal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Juli 2023Updated:26 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Investor mengungkapkan segudang masalah yang terjadi di Byju, startup asal India yang valuasinya sempat melampaui Rp 330 triliun. Manajemen Byju ternyata kerap mengacuhkan saran investor untuk memperbaiki tata kelola perusahaan.

    Prosus, perusahaan asal Belanda pemilik OLX dan investor utama di Tencent, menyatakan pemegang saham perusahaan sudah berupaya untuk membantu perbaikan tata kelola di Byju.

    “Pemimpin perusahaan di Byju selalu mengacuhkan nasihan dan rekomendasi terkait strategi, operasi, legal, dan tata kelola perusahaan,” kata Prosus dalam pernyataan perusahaan seperti dikutip Reuters.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Prosus telah memangkas valuasi internal atas Byju dari US$ 22 miliar (Rp 330 triliun) menjadi hanya US$ 5,1 miliar (Rp 76 triliun). Perusahaan itu juga menjelaskan bahwa alasan Prosus menarik diri dari dewan komisaris Byju karena “tidak bisa memenuhi tugas fidusia kepada perusahaan dan pemegang saham dalam jangka panjang.”

    Kepada Reuters, Byju menyatakan selalu menyampaikan upaya dan kinerja perusahaan kepada seluruh pemegang saham. “Kami telah memberi tahu pemegang saham tentang langkah nyata untuk memperbaiki tata kelola perusahaan dan laporan keuangan.”

    Prosus adalah pemegang 9,6% dari saham Byju. Prosus dan dua investor kelas kakap lain baru-baru ini menyatakan mundur dari dewan komisaris Byju. Hal ini bermula dari keanehan pada laporan keuangan Byju.

    Dewan komisaris Byju saat ini hanya diisi sang pendiri Byju Raveendran dan keluarganya, yakni Divya Gokulnath (istri) dan Riju Raveendran (adik).

    Laporan Reuters mengatakan anggota dewan komisaris Byju yang mundur adalah GV Ravishankar, partner di modal ventura Peak XV Partners yang sebelumnya bernama Sequoia India; Russer Dreisenstock dari Prosus, raksasa teknologi pemilik OLX dan Tencent; serta Vivian Wu dari Chan Zuckerberg Initiative, yayasan milik pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan.

    Keputusan mundurnya tiga anggota dewan komisaris Byju dilatarbelakangi oleh proses audit laporan keuangan. Deloitte, perusahaan konsultan akuntansi yang ditugaskan untuk melakukan audit, mundur karena Byju terus menunda penerbitan laporan keuangan 2011-2022 dan tidak kunjung menyediakan dokumen keuangan yang diminta.

    Byju adalah startup India paling besar, sempat mencapai valuasi US$ 22 miliar (sekitar Rp 330 triliun). Perusahaan yang berbasis di Bengaluru ini mempekerjakan lebih dari 40.000 orang dan beroperasi secara global, dengan pasar utama di Asia Selatan dan Timur Tengah.

    Sebelum diterpa tech winter, Byju dikabarkan tengah menempuh proses menjadi perusahaan terbuka. Namun, rencana IPO batal seiring dengan pengetatan likuiditas di pasar finansial global.



    Artikel Selanjutnya


    Sudah Pangkas 5.000 Pegawai, Startup Rp 330 T Mau PHK Lagi

    (dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.