Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hybe Label BTS Rilis Lagu 5 Bahasa Sekaligus Pakai AI
    Insight News

    Hybe Label BTS Rilis Lagu 5 Bahasa Sekaligus Pakai AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juli 2023Updated:23 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kecerdasan buatan atau AI kini sudah merambah dunia musik. Produser di label musik K-pop yang menjadi rumah bagi boy grup BTS menggunakan AI untuk menggabungkan suara penyanyi Korea Selatan dengan suara dalam lima bahasa lainnya.

    Teknologi ini memungkinkan Hybe merilis lagu dari penyanyi MIDNATT dalam enam bahasa sekaligus, yakni Korea, Inggris, Spanyol, China, Jepang, dan Vietnam.

    Menurut Hybe, menerapkan teknologi baru untuk merilis lagu multi-bahasa secara bersamaan adalah yang pertama dilakukan secara global. Berkat AI, label bisa menciptakan lagu yang lebih populer.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pertama-tama, kami akan mendengarkan reaksi para penggemar, kemudian memutuskan apa langkah kami selanjutnya,” kata Chung Wooyong, kepala cabang media interaktif Hybe, dikutip dari Reuters, Kamis (20/7/2023).

    Lee Hyun atau yang dikenal sebagai MIDNATT, merekam lagu “Masquerade” dalam setiap bahasa. Liriknya dibacakan dan kemudian keduanya dipadukan dengan bantuan teknologi musik AI internal Hybe.

    Lagu tersebut adalah tanda terbaru dari meningkatnya pengaruh AI di industri musik, di saat Penghargaan Grammy memperkenalkan aturan baru untuk penggunaan teknologi dan gabungan lagu yang dihasilkan AI membanjiri media sosial.

    “Kami membagi sepotong suara menjadi komponen yang berbeda, pelafalan, timbre, nada, dan volume,” kata Chung.

    Dalam perbandingan sebelum dan sesudah yang ditunjukkan kepada Reuters, bunyi vokal ditambahkan ke kata “twisted” dalam lirik bahasa Inggris misalnya, agar terdengar lebih alami. Namun, tidak ada perubahan yang terdeteksi pada suara penyanyi.

    Menggunakan AI yang didukung oleh kerangka Analisis dan Sintesis Neural (NANSY) yang dikembangkan oleh Supertone membuat lagu tersebut terdengar lebih alami daripada menggunakan perangkat lunak non-AI, kata chief operating officer Supertone Choi Hee-doo.

    Hybe sendiri mengumumkan akuisisi Supertone senilai 45 miliar won pada Januari lalu. Perusahaan mengatakan berencana untuk membuat beberapa teknologi AI yang digunakan dalam lagu MIDNATT dapat diakses oleh pencipta dan publik, tapi belum diketahui apakah akan dibebankan biaya atau tidak.


    Artikel Selanjutnya


    Korsel dan China Akhirnya Akur Berkat BTS

    (fab)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.