Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Potongan QRIS Berapa Persen Pun Tak Masuk Kantong BI
    Insight News

    Potongan QRIS Berapa Persen Pun Tak Masuk Kantong BI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juli 2023Updated:15 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Potongan QRIS untuk UMKM naik dari 0 persen menjadi 0,3 persen. Ternyata tarif yang dinamakan merchant discount rate (MDR) tersebut tidak masuk ke kantong BI, tetapi sepenuhnya diberikan ke pelaku industri.

    Banyak masyarakat yang belum tahu potongan QRIS berapa persen. Tarif MDR atau potongan QRIS saat ini adalah 0,3 persen untuk UMKM dan 0,7 persen untuk kategori lainnya.

    Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono memastikan BI tidak mengambil untuk sepeser pun dari potongan QRIS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “BI gak terima apapun, karena ekosistemnya adalah industri,” ungkap Dicky,  dalam bincang bersama media, Rabu (12/7/2023).

    QRIS ditopang oleh banyak pelaku industri termasuk lembaga issuer, lembaga acquirer, lembaga switching, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN).

    Potongan QRIS dikenakan untuk setiap transaksi untuk menunjang biaya operasional layanan pembayaran tersebut, termasuk investasi teknologi dan peralatan.

    “Itu ekosistemnya, dan mereka yang berkepentingan. BI posisinya lembaga yang merumuskan kebijakan,” jelas Dicky.

    Dicky menjelaskan, penentuan potongan QRIS telah mempertimbangkan banyak hal. Antara lain adalah pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.

    Pengenaan tarif sebelumnya untuk UMKM lebih besar, yaitu 0,7%, kemudian ketika pandemi covid-19 digratiskan. Kini saat ekonomi sudah mulai kembali pulih, tarif dikenakan dengan besaran yang tidak terlalu besar, yaitu 0,3%.

    BI menginginkan layanan QRIS akan lebih baik ke depan. Indikatornya adalah cepat, mudah, murah, aman dan andal. “Kami mau layanan yang diberikan kepada pengguna dan termasuk merchant itu lebih baik ke depannya,” kata Dicky.

    (dem/dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.