Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Startup Pamer PHK Manusia Diganti Robot, Digoreng Netizen
    Insight News

    Bos Startup Pamer PHK Manusia Diganti Robot, Digoreng Netizen

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2023Updated:13 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bos ecommerce India memecat hampir semua pegawai customer service-nya karena dinilai tak mampu bersaing dengan chatbot kecerdasan buatan, serupa ChatGPT.

    CEO Dukaan, perusahaan ecommerce yang berbasis di India, Suumit Shah memamerkan keputusannya lewat Twitter.

    “Kami harus memecat 90 persen tim pendukung kami karena chatbot AI ini. Kejam? Iya. Harus? Jelas,” katanya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lewat utas Twitter, Shah menjelaskan bahwa waktu respons terhadap keluhan pelanggan anjlok setelah ia menggunakan chatbot AI. Sebelum menggunakan chatbot, waktu yang dibutuhkan untuk menindaklanjuti keluhan pelanggan melebihi 2 jam. Setelah chatbot digunakan, keluhan pelanggan bisa direspons dalam waktu kurang dari 2 menit.

    Menurut Futurism, Shah dituding memangkas biaya layanan pelanggannya menjadi hanya US$ 100 per bulan setelah melakukan PHK atas lusinan karyawan.

    Namun, beberapa netizen mengungkapkan fakta sebenarnya. Salah seorang pengguna Twitter menyatakan PHK di Dukaan tidak ada hubungannya dengan kinerja.

    “Jangan salah. Tim layanan pelanggan kena PHK karena bisnisnya anjlok dan sulit dapat modal baru. Bukan karena Ai,” kata salah seorang pengguna Twitter.

    Seorang pengguna Dukaan juga menyuarakan rasa frustrasi saat berurusan dengan chatbot. “Saya tidak mendapatkan jawaban yang saya butuhkan. Saya sudah mencoba mengutak-atik kalimat pertanyaan saya karena saya tahu sedang bercakap dengan robot. Jawabannya tidak jelas. Saya frustrasi dan pada ujungnya tidak memperbarui langganan premium saya.”

    Shah, kepada Insider, mengklaim ia tidak punya pilihan. “Ke depan, semua akan melakukan ini. Tidak hanya kami. Mungkin saya terlalu terus terang dengan mengumumkannya lewat Twitter.”


    Artikel Selanjutnya


    Peramal HP Sebut 7 Tahun Lagi Manusia Bisa Hidup Abadi

    (dem/dem)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.