Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Konser Taylor Swift & Beyonce Bikin Inflasi Naik, Kok Bisa?
    Inspiring You

    Konser Taylor Swift & Beyonce Bikin Inflasi Naik, Kok Bisa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Juli 2023Updated:11 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah negara masih mengalami inflasi tahunan yang tinggi. Dan salah satu faktor penyumbang inflasi tinggi tersebut adalah harga tiket konser yang mahal. 

    Hal ini pun disoroti para ekonom. Sebabnya karena para fans hampir tak peduli dengan besarnya uang yang mereka keluarkan.

    Misal, Beyoncé saat ini sedang menjalani tur solo pertamanya sejak 2016, “Renaisssance,” dan Taylor Swift dengan Eras Tour-nya.  Di tempat lain, ada Bruce Springsteen, Elton John, Harry Styles, dan Ed Sheeran yang membuat jutaan orang berduyun-duyun untuk menonton mereka, tak peduli dengan harga tinggi untuk membayar tiket, pesawat, dan hotel.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di samping itu, inflasi tetap tinggi di banyak negara maju meskipun kenaikan suku bunga dirancang untuk menurunkan harga. Angka terbaru untuk Inggris adalah tingkat inflasi sebesar 8,7% secara tahunan, sementara indeks harga konsumen AS untuk bulan Mei naik sebesar 4% dari tahun sebelumnya.

    “Salah satu hal yang tentu saja mengejutkan saya adalah betapa tingginya harga tiket konser. Dan harga mahal itu tidak hanya untuk tiket,” kata Klaus Baader, kepala ekonom global di Societe Generale, kepada CNBC Make It.

    “Semua harga di sekitarnya juga sudah meledak. Bukan hanya tiketnya jadi lebih mahal, tapi juga karena bir atau cider, Coca-Cola atau hot dog di venue konser menjadi jauh lebih mahal,” jelasnya.

    Sebuah fenomena yang diamati oleh Filip Andersson, kepala penelitian Swedia di Danske Bank, menyebutkan bahwa potensi biaya perjalanan dan akomodasi juga ikut tinggi.

    Menurutnya, dampak tur pertama Beyoncé di Stockholm, Swedia terhadap indeks harga konsumen negara itu sudah terlihat, terutama dalam hal akomodasi.

    “Dalam angka inflasi Mei Swedia, harga hotel naik lebih dari biasanya untuk Mei. Hotel-hotel di wilayah Stockholm dilaporkan telah dipesan penuh pada minggu-minggu menjelang acara tersebut dan harga-harga meroket,” kata Andersson.

    Karena hampir sepertiga kamar hotel Swedia berada di wilayah Stockholm, lonjakan harga memiliki dampak nasional. Hal ini menunjukkan bahwa biaya konser tidak hanya lebih tinggi karena inflasi tetapi juga berkontribusi terhadap kenaikan inflasi.


    Artikel Selanjutnya


    Confirmed! Coldplay Mau Konser di Jakarta, Cek Harga Tiketnya

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.