Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti Konflik Xi Jinping dan Jack Ma Sudah Berakhir, Simak!
    Insight News

    Bukti Konflik Xi Jinping dan Jack Ma Sudah Berakhir, Simak!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juli 2023Updated:11 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri Alibaba Jack Ma sempat bersitegang dengan pemerintah China. Hal itu bermula pada 2020 silam, ketika Jack Ma mengkritik istem keuangan China.

    Ia mengaku perusahaannya ditekan atas perintah langsung dari Presiden China Xi Jinping. Alhasil, Ant Group yang merupakan fintech di bawah naungan Alibaba gagal IPO.

    Alibaba pun kena kena denda antitrust senilai US$ 2,8 miliar pada 2021 lalu, karena bisnisnya dituduh melakukan upaya monopoli. Jack Ma lantas ‘kabur’ dari China selama kurang lebih 2 tahun, hingga akhirnya pulang pada 2023 ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berdekatan dengan itu, Alibaba mengumumkan restrukturisasi besar-besaran. Raksasa tersebut membagi bisnisnya menjadi 6 unit. Hal ini menunjukkan pemerintah China mulai melunak ke Jack Ma dan Alibaba.

    Pasalnya, jika merujuk kebijakan pemerintah China selama ini, restrukturisasi Alibaba adalah hal yang dilarang. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu menentang habis-habisan ekspansi perusahaan teknologi yang sudah menjadi dinasti konglomerat.

    Denda Ant Group Tanda Konflik Kelar

    Tanda terbaru konflik Xi Jinping dan Jack Ma berakhir adalah keputusan Bangk Sentral China (PBOC) mendenda Ant Group milik Alibaba sebesar 7,12 miliar yuan (Rp 14,9 triliun).

    Denda itu menyusul beberapa pelanggaran yang dilakukan Ant Group. Namun, denda itu diterima dengan baik oleh perusahaan fintech tersebut.

    “[Ant Group] akan mematuhi ketentuan hukuman dengan segala kesungguhan dan ketulusan serta terus meningkatkan tata kelola kepatuhan kami,” kata Ant Group, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (11/7/2023).

    Dikutip dari Reuters, denda ke Ant Group menandai langkah akhir penyelesaian konflik pemerintah China dengan grup Alibaba.

    “Sebagian besar masalah pada bisnis keuangan perusahaan telah diperbaiki. Fokus regulator keuangan telah bergeser dari memperbaiki bisnis fintech menjadi pengawasan seperti biasa,” kata PBOC.

    Seiring pengumuman itu, harga saham Alibaba melonjak 9%. Analis memprediksi bisnis Ant Group akan tumbuh pesat di masa depan menyusul terselesaikannya konflik dengan pemerintah China.



    Artikel Selanjutnya


    Breaking! Jack Ma Akhirnya Pulang Kampung!

    (fab/fab)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.