Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Geger CEO Facebook ‘Tambal’ Wajah Anak, Ternyata Bahaya
    Insight News

    Geger CEO Facebook ‘Tambal’ Wajah Anak, Ternyata Bahaya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juli 2023Updated:11 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seperti beberapa orang tua lain, CEO Facebook Mark Zuckerberg memilih ‘menambal’ wajah anak-anaknya ketika membagikan foto ke medoa sosial.

    Dalam sebuah foto yang ia unggah ke Instagram, Zuckerberg tampak menutup wajah anaknya dengan gambar emoji. Langkah ini merupakan upaya untuk menjaga keamanan privasi sang anak.

    Zuckerberg membagikan potret keluarganya saat perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) pada 4 Juli 2023 lalu. Terlihat dalam foto, Zuckerberg bersama istrinya Priscilla Chan dan ketiga anak mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, hanya dua anak tertuanya saja, Maxima dan August, yang ditutupi gambar emoji. Sementara wajah anak bungsunya yang baru saja lahir, Aurelia tidak ditutupi.

    Penulis buku sekaligus advokat untuk hak privasi anak, Leah Plunkett, mengatakan seharusnya semua orang tua melakukan hal yang sama seperti Zuckerberg. Tujuannya untuk menjaga privasi dan keselamatan anak.

    Selain itu, upaya itu juga untuk memberikan hak pilih bagi anak, apakah mereka bersedia wajahnya dipampang atau tidak. 

    “Bukan hanya orang tua, kakek-nenek, pelatih, guru dan orang dewasa lainnya juga harus menjauhkan anak-anak dari foto dan video untuk melindungi privasi, keselamatan, peluang masa depan, serta kemampuan mereka mengetahui cerita mengenai diri sendiri,” ujarnya, dikutip Insider, Senin (10/7/2023).

    Risiko keamanan berbasis teknologi membayangi keamanan anak-anak di internet. Termasuk potensi pencurian identitas dan pengenalan wajah.

    Plunkett menambahkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bisa menggunakan foto bayi untuk membuat prediksi saat mereka besar nanti.

    Media sosial juga diminta turut andil upaya keamanan anak-anak. Plunkett mendorong platform untuk memburamkan wajah anak secara otomatis dalam postingan orang tua yang tidak menutupinya.


    Artikel Selanjutnya


    Facebook Kelar PHK, Zuckerberg Disidang Karyawan

    (npb/npb)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.