Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China-Amerika Saling Serang, India Tiba-Tiba Muncul
    Insight News

    China-Amerika Saling Serang, India Tiba-Tiba Muncul

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Juli 2023Updated:5 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – India akan segera punya produk microchip pertama melalui pabrikan Micron Technology. Kabar ini berhembus setelah China memblokir raksasa chip asal Amerika Serikat (AS) itu.

    Laporan Financial Times menyebutkan India akan memproduksi microchip mulai akhir tahun 2024 mendatang. Menteri teknologi dan Informasi India mengatakan Micron Technology akan memulai proses konstruksi pada Agustus mendatang, dikutip dari Reuters, Rabu (5/7/2023).

    Pada laporan yang sama disebutkan bahwa fasilitas pengujian dan perakitan bernilai US$2,75 miliar. Lokasi pabrikan berada di Gujarat, India.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    AS dan China diketahui kerap saling serang, termasuk di bidang teknologi. Setelah AS melarang penggunaan teknologi China, negara itu membalas dengan memblokir produk Micron pada Mei lalu.

    Pasar China cukup besar bagi kentungan Micron, yakni mencapai 11% dari total pendapatan atau sekitar US$30,8 miliar. Micron juga memegang sejumlah klien besar asal China, yakni mulai dari Lenovo, Xiaomi, Inspur Electronics Information, ZTE, Coolpad, China Electronics Corp, dan Oppo.

    Melansir Phone Arena, Departemen Perdagangan AS sudah mengetahui larangan tersebut. Mereka mengatakan akan menghubungi langsung otoritas China terkait hal tersebut.

    “Kami juga akan berkomunikasi dengan para mitra untuk membahas soal dampak pasar chip memori yang disebabkan oleh keputusan China,” jelas lembaga tersebut.

    Micron Technology juga telah mengetahui produknya dilarang China. Perusahaan menambahkan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah China.

    Namun tak lama setelahnya, Micron diketahui merapat ke India. Perusahaan bahkan menginvestasikan US$825 juta atau sekitar Rp 12,4 triliun untuk pabrik pertama di India.



    Artikel Selanjutnya


    Kiamat HP di Depan Mata, Penemu Ponsel Sebut Penggantinya

    (npb/npb)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.