Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»8 Startup RI yang Mati di Tengah Jalan, Ada yang Terkenal
    Insight News

    8 Startup RI yang Mati di Tengah Jalan, Ada yang Terkenal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Juli 2023Updated:5 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak beberapa tahun lalu, ada banyak startup yang akhirnya tutup. Bahkan, salah satunya menimpa perusahaan besar dan terkenal.

    Sejumlah alasan membuat startup tidak bertahan, termasuk akibat pandemi Covid-19. Berikut 8 startup yang akhirnya tutup, dirangkum Rabu (5/7/2023):

    1. Airy Rooms

    Hotel agregator ini sempat memiliki bisnis yang baik. Namun pandemi mengubah semuanya dan akhirnya membuat operasional Airy Rooms ditutup pada 31 Mei 2020.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO Airy Rooms saat itu, Louis Alfonso mengatakan salah satu alasan penutupan karena Covid-19. Pandemi disebut nyaris menumbangkan pasar.

    2. Fabelio

    Pada akhir 2021, Fabelio dilaporkan tidak membayar gaji sejak Oktober. Perusahaan yang bergerak dibidang desain furnitur dan interior itu juga disebut belum membayar BPJS Ketenagakerjaan sejak 2020, namun memotong dana dari gaji karyawan.

    Selain itu juga beredar kabar para karyawan dipaksa untuk mengundurkan diri dengan menggunakan anggota organisasi massa tertentu. Satu tahun berselang, Fabelio dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.47/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN.Niaga.JKT.PST, tertanggal 5 Oktober 2022. Keputusan itu mengabulkan putusan pailit pada perusahaan atas nama PT. Kayu Raya Indonesia.

    3. JD.id

    JD.id tutup pada 31 Maret 2023. Sebelumnya perusahaan telah melakukan efisiensi dan serangkaian PHK.

    Alasan penutupannya adalah JD.com akan berfokus pada pasar internasional. Raksasa e-commerce itu juga disebut akan membangun jaringan rantai pasok lintas negara.

    4. Sorabel

    Sorabel resmi tutup pada 30 Juni 2020. Lewat suratnya pada seluruh karyawannya disebutkan proses likuidasi menjadi awal penutupan operasional. Namun dilaporkan pula, perusahaan kehabisan modal dan kesulitan menggalang pendanaan baru.

    5. Stoqo

    Stoqo yang bergerak di bidang pemasok bahan makanan segar menutup layanan pada 22 April 2020. Alasannya karena pandemi Covid-19 yang menyerang saat itu.

    6. Qlapa

    Berusia empat tahun, Qlapa akhirnya memutuskan menghentikan operasionalnya pada 2019. Saat itu, perusahaan kesulitan bersaing dengan nama besar seperti Tokopedia dan Bukalapak.

    7. CoHive

    Pada awal tahun ini, CoHive diumumkan pailit berdasarkan putusan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Register No: 231/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN.Jkt.Pst, tertanggal 18 Januari 2023. CoHive beroperasi di 30 lokasi yang tersebar di sejumlah kota yakni Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan Surabaya.

    8. Beres.id

    Beres.id tutup setelah induk perusahaannya asal Malaysia Kaodim menghentikan seluruh operasionalnya pada 1 Juli 2022. Sebagai informasi, Kaodim adalah penyedia marketplace jasa penghubung konsumen dengan penyedia jasa service AC, kebersihan rumah, hingga pekerja konstruksi. Perusahaan telah berekspansi di Indonesia, Singapuraa, dan Fillipina.



    Artikel Selanjutnya


    Tsunami PHK Startup, Gaji Software Engineer RI Anjlok

    (npb/npb)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.