Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh NASA Temukan Harta Karun, Penduduk Bumi Bisa Kaya Raya
    Insight News

    Heboh NASA Temukan Harta Karun, Penduduk Bumi Bisa Kaya Raya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Juli 2023Updated:4 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu lalu, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan sebuah asteroid. Bernama Psyche 16, objek luar angkasa itu dikabarkan bisa membuat penduduk Bumi kaya raya.

    Asteroid itu bernilai US$10 ribu quadriliun dan ada juga laporan yang menyebut senilai US$700 quintiliun. Jika diasumsikan nilainya US$700 quintiliun dan jumlah masyarakat Bumi sekitar 7,6 miliar orang, maka satu orang bisa mengantongi US$93 miliar (sekitar Rp 1.400 triliun) jika asteroid berhasil ditambang, dikutip Business Standard, Selasa (4/7/2023).

    Nilai fantastis itu berasal dari material penyusun asteroid. Yakni terdiri atas besi nikel dan logam seperti emas serta platinum. Bahannya berbeda dengan yang ditemukan biasanya mineral silikat (tipe-S) atau senyawa berkarbon (tipe-C).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai informasi, Psyche 16 berada di sabuk Mars dan Jupiter, jaraknya 230 juta mil atau 370 juta kilometer dari Bumi. Asteroid tersebut berukuran 226 kilometer atau sama seperti luas Virginia Barat di AS.

    Sayangnya, manusia di Bumi belum bisa langsung menambang Psyche 16. Masalahnya, secara hukum, belum ada kejelasan kepemilikan sumber daya di luar angkasa hingga sekarang.

    “Ada beberapa celah dalam undang-undang, dan beberapa hal perlu diklasifikasi untuk memberikan kepastian lebih pada undang-undang saat ini,” kata Direktur Program Sektor Swasta di Secure World Foundation, Ian Christensen kepada CNBC Internasional.

    Dia menambahkan tidak ada otoritas tunggal soal sumber daya tersebut. Izin melakukan aktivitas luar angkasa juga masih dikeluarkan oleh pemerintah terkait.

    Aturan aktivitas antariksa memang sudah pernah dikeluarkan oleh PBB. Aturan itu tertuang dalam Perjanjian Luar Angkasa, namun itupun dikeluarkan lebih dari 50 tahun atau 1967.

    Kebingungan penggunaan sumber daya antariksa juga diungkapkan analis sains dan teknologi Stratfor, Rebeca Keller. “Pemerintah dan bahkan para ahli di bidang ini masih memperebutkan penggunaan yang tepat dari sumber daya ini dan itu tetap jadi pertanyaan yang sulit untuk dijawab,” ungkapnya.


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.