Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aturan Baru Twitter Dihujat, Elon Musk Malah Salahkan ChatGPT
    Insight News

    Aturan Baru Twitter Dihujat, Elon Musk Malah Salahkan ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Juli 2023Updated:4 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam waktu berdekatan, Elon Musk mengumumkan dua kebijakan baru di Twitter. Pertama, hanya pengguna terdaftar yang bisa melihat sebuah tweet atau kicauan.

    Kedua, pengguna dibatasi untuk melihat tweet. Pemilik Twitter Elon Musk mengumumkan akun terverifikasi dapat mengakses 10.000 unggahan per hari.

    Akun tidak terverifikasi dapat mengakses 1.000 unggahan per hari. Sementara itu, akun baru tidak terverifikasi dapat mengakses 500 unggahan per hari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Warganet pun heboh membahas kebijakan baru ini. Tak sedikit yang menghujat keputusan Musk, bahkan sampai beredar tagar #RIPTwitter.

    Menanggapi kontroversi tersebut, Musk malah menyalahkan peran teknologi kecerdasan buatan (AI) yang populer karena disematkan pada layanan generatif ChatGPT.

    Menurut miliarder tersebut, pembatasan untuk membaca tweet setiap harinya bertujuan mencegah pencurian data oleh perusahaan yang mengoperasikan AI.

    Sebagai catatan, layanan AI generatif seperti ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Bard, melatih teknologinya agar makin cerdas dengan menghimpun data dari berbagai sumber di internet.

    Musk tak ingin data-data di Twitter diambil untuk melatih layanan AI milik raksasa teknologi lain. Ia berdalih ini merupakan upaya untuk mengamankan data pengguna.

    “Rasanya menyakitkan bahwa sejumlah server online harus berada dalam keadaan darurat hanya untuk memfasilitasi peningkatan valuasi startup yang mengoperasikan AI,” Musk menjelaskan.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Bikin Heboh Lagi! Mundur Dari CEO Twitter Tahun Ini

    (fab/fab)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.