Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Akal Bulus Bandar Kripto Bangkrut Tipu Nasabah Dibongkar
    Insight News

    Akal Bulus Bandar Kripto Bangkrut Tipu Nasabah Dibongkar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juni 2023Updated:29 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Modus pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, dalam mencuri uang nasabah dibongkar. Ternyata, duit nasabah pengguna FTX justru ditransfer ke rekening milik perusahaan perdagangan kripto milik Bankman-Fried, Alameda Research.

    Bankman-Fried kini sedang berurusan di pengadilan menghadapi tuntutan atas kejahatan penipuan dan konspirasi. Ia sudah tidak memiliki kekuasaan di FTX, yang kini ada dalam proses kebangkrutan dan dikelola oleh perwakilan pemegang saham lain.

    FTX, menurut Reuters, baru merilis laporan tentang aktivitas transfer dana mencurigakan di FTX sejak 2020. Laporan tersebut, antara lain, mengungkapkan bahwa bank yang mengelola dana Alameda mempertanyakan penyetoran dana miliaran dolar ke rekening Alameda.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Beberapa bank bahkan mulai menolak memproses transfer dari dan ke rekening Alameda pada tahun yang sama ketika FTX mulai diblokir dari sistem perbankan Amerika Serikat.

    Pada 2020, salah satu perwakilan bank bertanya kepada Alameda soal keterangan dalam aktivitas transfer perusahaan. Permasalahannya, dalam keterangan transfer pengirim dana mencantumkan nama FTX bukan Alameda.

    Perwakilan bank ingin tahu jika rekening Alameda digunakan untuk mengelola perdagangan kripto di FTX. Pegawai Alameda kemudian menjawab bahwa pengguna FTX sering “sulit membedakan antara FTX dan Alameda.” Pegawai yang sama menekankan bahwa semua uang yang keluar masuk di rekening tersebut adalah untuk proses transaksi di Alameda.

    Menurut FTX, pegawai Alameda berbohong. Buktinya, sepanjang 2020, salah satu rekening Alameda tercatat menerima uang melebihi US$ 250 miliar dari pengguna FTX dan sekitar US$ 4 miliar dari rekening yang didanai oleh duit pengguna FTX.

    Aktivitas transfer ini penting karena bisa memperkuat tuduhan jaksa atas Bankman-Fried. Bankman-Fried dituding mencuri miliaran dolar AS dari dana nasabah FTX untuk menambal kerugian di Alameda. FTX memperkirakan dana senilai US$ 8,7 miliar milik nasabah FTX, disalahgunakan.

    Bankman-Fried menyangkal sekitar 13 tuduhan jaksa terkait penipuan dan pelanggaran transaksi elektronik. Ia sebelumnya menyatakan bahwa FTX tidak punya rekening bank, sehingga beberapa pengguna FTX mengirim uang ke Alameda yang kemudian dicatat sebagai milik FTX.

    Bandar kripto bangkrut Bankman-Fried adalah pria berusia 31 tahun yang sempat menjadi miliarder muda dengan aset senilai US$ 26 miliar. Sebelum FTX bangrut, Bankman-Fried dikenal aktif berdonasi di dunia filantropi dan politik.


    Artikel Selanjutnya


    Terkuak, Bandar Kripto Bangkrut FTX Utang ke 6 Kreditur RI

    (dem/dem)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.