Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Geger Daging Asli Tapi Palsu Dijual di Amerika
    Insight News

    Geger Daging Asli Tapi Palsu Dijual di Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Juni 2023Updated:22 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Regulator Amerika Serikat mengizinkan dua perusahaan, yaitu Upside Foods dan Good Meat, menjual daging produksi lab secara komersial. AS menjadi negara kedua setelah Singapura yang mengizinkan daging kultur dijual bebas.

    Daging kultur adalah daging yang diproduksi menggunakan sampel sel dari binatang ternak yang dikembang biak di kontainer baja di laboratorium.

    Upside Foods dan Good Meats adalah dua perusahaan perdana yang telah melalui semua tahap persetujuan daging kultur dari Departemen Pertanian AS. Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) sebelumnya telah mengeluarkan keputusan bahwa daging buatan lab aman untuk dimakan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Tanda era baru,” kata CEO Upside Foods, Uma Valeti seperti dikutip Reuters, Kamis (22/6/2023).

    Kedua perusahaan memproduksi daging kultur ayam. Rencananya, produk daging ayam buatan lab mereka dijual terbatas ke restoran premium sambil menunggu biaya produksi cukup rendah untuk menyasar pasar grosir.

    Daging ayam buatan Upside Foods akan disajikan di sebuah restoran milik koki ternama Dominique Crenn di San Fransisco. Adapun, daging ayam Good Meat bakal tersedia di jaringan restoran milik Jose Andres, koki dan aktivis.

    Namun, kedua perusahaan belum bisa memastikan secara detail kapan produk mereka mulai tersedia.




    Foto: dok Good Meat
    Perangkat di pabrik Good Meat untuk memproduksi daging kultur, daging yang dikembangkan dari sel di laboratorium,

    Upside Foods menyatakan mereka tengah mempersiapkan lokasi produksi baru yang kapasitasnya 10 hingga 20 kali lebih besar.

    Menurut Reuters, daging kultur berharap agar produk mereka bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari opsi bahan makanan yang ramah lingkungan dan pas bagi “pencinta binatang”, khususnya jika tidak puas dengan produk vegetarian yang kini tersedia.

    Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) produksi ternak menghasilkan 14,5 persen dari emisi gas rumah kaca global, terutama dalam bentuk emisi metana.

    (dem/dem)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.