Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pantas Bill Gates Kaya, Ternyata Hobi ‘Gencet’ Karyawan
    Insight News

    Pantas Bill Gates Kaya, Ternyata Hobi ‘Gencet’ Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juni 2023Updated:15 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri Microsoft Bill Gates menduduki posisi orang terkaya ke-6 di dunia versi Forbes Real Time Billionaires. Harta kekayaannya mencapai US 116,9 miliar atau setara Rp 1.750 triliun.

    Kekayaan itu pun kerap ia ‘hamburkan’ untuk menumpas permasalahan dunia, utamanya di sektor kesehatan dan pendidikan.

    Namun, untuk mencapai kesuksesan dan kekayaan sebesar itu, ternyata Gates terkenal suka ‘menggencet’ karyawannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setidaknya begitu pengakuan Chris Williams, seorang mantan VP Microsoft yang bekerja langsung dengan Gates di era 90-an.

    Williams tak akan lupa bagaimana Gates membanjirinya dengan banyak pertanyaan ketika mereka pertama kali bertemu pada 1992 silam.

    Salah satu yang berulang kali ditanyakan Gates adalah ‘apa yang membuat Microsoft lebih baik dari kompetitor?’. Jejeran eksekutif Microsoft kala itu harus punya jawaban yang bisa diterima oleh Gates.

    Selama 8 tahun menjabat VP HR di Microsoft, Williams secara intensif bertemu dengan Gates dalam rapat-rapat kantor. Gates, kata dia, gemar memborbardir para eksekutif dengan beragam pertanyaan.

    Menurut Williams, Gates ingin mengetahui sampai di mana pengetahuan para karyawan atas visi dan misi perusahaan, kelemahan, kelebihan, dan apa yang harus dilakukan.

    Gates akan terus mendesak dengan beragam pertanyaan hingga orang yang diinterogasi mengakui mereka tidak tahu atau mulai menemukan sesuatu.

    “Sangat sulit berada di dekat Gates dan tidak paham dinamika itu,” kata Williams, dikutip dari BusinessInsider, Kamis (15/6/2023).

    “Saya bisa mengenali wajah-wajah orang yang sepertinya dalam hati mereka lebih baik mati ketimbang menjawab ‘saya tak tahu, saya cari tahu dulu baru akan memberitahu Anda,'” Williams mencontohkan.

    Selain kepiawaiannya membombardir pertanyaan ke karyawan, Williams juga ingat bagaimana Gates mampu memproses banyak data dan opini dalam satu waktu. Dari situ, Gates mampu membuat kesimpulan dan mengidentifikasi masalah serta solusi dengan tepat.

    Demikian pengakuan mantan karyawan yang bekerja langsung dengan Gates. Karakter Gates yang selalu mendorong karyawannya untuk ‘berbuat dan berpikir lebih jauh’ agaknya berkontribusi pada kesuksesan dan kekayaan Gates hingga sekarang.


    Artikel Selanjutnya


    Bill Gates Ingatkan Elon Musk Jangan Pergi ke Mars, Ada Apa?

    (fab/fab)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.