Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jokowi Minta Kementerian/Lembaga Setop Bikin Aplikasi Baru!
    Insight News

    Jokowi Minta Kementerian/Lembaga Setop Bikin Aplikasi Baru!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juni 2023Updated:13 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga untuk setop membuat aplikasi baru. Permintaan Jokowi disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas usai rapat terbatas terkait percepatan transformasi digital di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/6/2023).

    Sebelumnya Azwar menjelaskan Jokowi sudah meneken Perpres Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Nasional (SPPBE). Beleid itu fokus pada tiga sistem dasar, yakni identitas digital, pertukaran data, dan pembayaran digital sebagai pondasi sistem digital pemerintah.

    Namun nantinya implementasi sistem tidak akan melakukan pembangunan aplikasi baru, melainkan hanya integrasi dari aplikasi K/L yang ada.

    “Sekali lagi SPBE ini bukan membangun aplikasi baru, presiden beri arahan tidak lagi boleh membangun aplikasi baru,” kata Azwar saat memberikan keterangan pers.

    Terlebih, lanjut Azwar, saat ini ada 27 ribu aplikasi di instansi pemerintahan. Sehingga sulit untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

    “Bayangkan rakyat susah bangun akun satu-satu untuk dapat pelayanan digital. Dengan SPBE ini maka akan diinteroperabilitaskan,” jelasnya.

    Untuk itu, Azwar bilang kepala negara telah menunjuk Kementerian Koordinator untuk mengakomodasi audit hingga klasifikasi ratusan aplikasi yang tumpang tindih. Hingga pada akhirnya bisa diintegrasikan dalam layanan digital pemerintah yang terpadu.

    “Harapannya Oktober sudah selesai mengintegrasikan di layanan masing-masing,” kata Azwar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT


    Artikel Selanjutnya


    Jabodetabek Hujan Angin Kencang, Netizen Geruduk Twitter BMKG

    (Sumber: CNBC.com )


    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.