Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»‘Bom’ Baru AS Bikin China Keok, Jepang-Australia Ikutan
    Insight News

    ‘Bom’ Baru AS Bikin China Keok, Jepang-Australia Ikutan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juni 2023Updated:9 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) bersiap melempar ‘bom’ baru ke China di sektor teknologi. Pekan ini, Jepang mengumumkan telah bergabung dengan AS dan Australia dalam kesepakatan kerja sama senilai US$ 95 juta.

    Program trilateral ini akan menghubungkan kabel bawah laut sepanjang 2.250 kilometer di area Micronesia. Mulai dari Kosrae hingga Tarawa.

    Tujuannya untuk mengalirkan konektivitas jaringan di wilayah Indo-Pasifik. Wilayah ini merupakan sasaran ekspansi China untuk menyebarkan pengaruhnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jepang, AS, dan Australia, bersama-sama ingin menekan pengaruh China di wilayah Indo-Pasifik melalui kerja sama dengan pulai-pulau Pasifik.

    Ketiga negara sudah mulai menggelar survei dan merancang desain untuk pembangunan projek kabel bawah laut tersebut, dikutip dari AP, Kamis (8/6/2023).

    Proyek ini ditargetkan rampung pada 2025 mendatang. Beberapa saat lalu, ketiga negara bersama dengan India sudah mendiskusikan pentingnya pembangunan kabel bawah laut. Ini adalah infrastruktur krusial yang menjadi fondasi konektivitas internet cepat.

    “Keamanan dan konektivitas digital yang mumpuni adalah hal terpenting,” kata Senior Official Biro Asia Timur Departemen AS.

    “AS sangat bersemangat untuk mengambil peran dalam proyek yang membuat wilayah-wilayah kita makin dekat,” ia melanjutkan.

    NEC Corp. yang memenangkan tender pengadaan kabel laut ini menjanjikan konektivitas yang cepat dengan kualitas tinggi untuk mengamankan komunikasi antar-masyarakat, bisnis, serta pemerintah di wilayah Indo-Pasifik.

    Dengan begitu, pengembangan ekonomi pun bisa digenjot. Menurut Director General dari Biro Kerja Sama Internasional Kementerian Luar Negeri Jepang, Kazuya Endo, kabel bawah laut akan menghubungkan 100.000 orang di tiga negara Pasifik.



    Artikel Selanjutnya


    TikTok Bikin Ketar-Ketir, ‘Orang Kuat’ AS Rapat Diam-Diam

    (fab/fab)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.