Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Iran Pamer Rudal Lebih Cepat dari Geledek, Amerika Sangsi
    Insight News

    Iran Pamer Rudal Lebih Cepat dari Geledek, Amerika Sangsi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juni 2023Updated:9 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Iran baru saja memperkenalkan rudal balistik hipersonik pertamanya. Rudal bernama Fattah ini disebut punya jangkauan hingga 1.400 km.

    “Rudal hipersonik Fattah dilengkapi pemandu presisi dan punya jangkauan 1.400 km. Rudal mampu menembus semua perlindungan pertahanan,” kata kepala pasukan kedirgantaraan, Amirali Hajizadeh, dikutip dari Reuters, Kamis (8/6/2023).

    Laporan TV pemerintah setempat mengatakan rudal tersebut bisa menargetkan sistem anti-rudal yang canggih. Fattah juga disebut sebagai lompatan besar pada bidang rudal Iran.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bahkan juga diklaim bisa mengalahi rudal milik negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS). “Itu bisa melewati sistem rudal anti-balistik paling canggih dari Amerika Serikat dan rezim Zionis, termasuk Iron Dome Irael,” ungkap laporan yang sama.

    Rudal hipersonik tercatat bisa terbang lima kali dari kecepatan suara dan lintasan yang rumit. Reuters menyebutnya sulit untuk dicegat.

    Meski disebut Fattah punya sederet kecanggihan, analis militer Barat meragukannya. Mereka menjelaskan Iran kadang melebih-lebihkan kemampuan misilnya.

    Kekhawatiran soal rudal balistik Iran berasal dari pemerintah AS beberapa waktu lalu. Pemerintah Donald Trump pernah membatalkan pakta nuklir Teheran 2015 pada 2018 lalu.

    Pakta nuklir itu dilakukan dengan enam negara besar. Trump juga kembali menjatuhkan sanksi setelah keluar dari pakta nuklir, membuat Teheran melanjutkan pekerjaan yang dilarang sebelumnya.

    Langkah ini membuat khawatir AS, Eropa, dan Israel. Mereka menuding jika Iran tengah membangun bom atom, walaupun negara itu membantahnya.

    Israel juga menentang kesepakatan nuklir Teheran dihidupkan lagi. Pemerintahan setempat juga mengancam akan mengambil tindakan militer jika diplomasi gagal.

    (npb/npb)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.