Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mental Miskin Bisa Hambat Kesuksesan Anak, Jangan Ulangi!
    Inspiring You

    Mental Miskin Bisa Hambat Kesuksesan Anak, Jangan Ulangi!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 Juni 2023Updated:8 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa sadar kita sering mempraktekkan mental miskin. Contoh paling sederhana ketika anak meminta dibelikan sesuatu, orang tua sering berdalih bahwa mereka tidak punya uang. 

    Jawaban tersebut seringkali tak sepenuhnya keliru, namun bisa menjadi toksik yang dampaknya menghambat kesuksesan anak. 

    Pakar parenting Amy Morin, melalui bukunya yang bertajuk “13 Things Mentally Strong Parents Don’t Do”, mengungkap salah satu ucapan toksik yang tak disadari bisa berdampak buruk terhadap anak adalah kalimat yang menyiratkan mental miskin.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jika anak menginginkan sesuatu yang mahal, jangan bersikeras mengatakan bahwa barang tersebut tidak akan pernah bisa dibeli karena keuangan orang tua yang terbatas. Sebaliknya, tunjukkan kepada anak bahwa Anda bisa mengelola keuangan.

    Menurut Morin, dibandingkan kalimat “Ayah dan Bunda enggak bakal bisa beli rumah besar untuk kita,” lebih baik Anda berkata “Ayah dan Bunda mau membeli rumah besar untuk kita suatu hari nanti, tapi enggak bisa sekarang karena uangnya belum cukup. Ayah dan Bunda mau mengembangkan keterampilan di tempat kerja dulu biar bisa dapat kenaikan gaji dan menabung.”

    Bila Anda menggunakan kalimat mengelola keuangan yang cerdas, secara tidak langsung anak akan tumbuh dengan memahami jika mereka menginginkan sesuatu, mereka harus menabung dan menyusun skala prioritasnya. Itu merupakan salah satu modal yang dibutuhkan anak agar bisa tumbuh sukses di masa depan.

    Sebaliknya, orang tua yang menggunakan kalimat bermental miskin, secara tidak langsung menyebabkan anak tumbuh dengan mentalitas korban dan mengalami rendah diri. 

    Anak yang terbiasa dengan mental miskin akan berpikir bahwa keadaan mereka adalah sesuatu yang tidak bisa diubah dan bahwa kesuksesan serta kekayaan adalah sesuatu yang mustahil diraih. Ini tentu bisa berbahaya terhadap perkembangan anak di masa depan. 



    Artikel Selanjutnya


    12 Tanda Anak Jenius Sudah Bisa Dikenali Sejak Dini

    (hsy/hsy)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.