Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terungkap, FTX Bangkrut Ternyata Ada Peran Binance
    Insight News

    Terungkap, FTX Bangkrut Ternyata Ada Peran Binance

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juni 2023Updated:7 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Binance pernah bermain tarik-ulur dengan FTX. Kejadian itu membuat perusahaan yang didirikan oleh Sam Bankman-Fried bangkrut.

    Pada 2022 lalu, FTX runtuh setelah penggunanya melakukan penarikan dana besar-besaran. Kala itu FTX kekurangan dana US$8 miliar. Masalah ini membuat perusahaan menghentikan penarikan dana dan bangkrut.

    Menurut Bankman-Fried, total permintaan dana konsumen saat itu mencapai US$6 miliar. Tampil seperti penyelamat, CEO Binance Changpeng Zhao mengaku perusahaanya akan mengakuisisi FTX.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam akun Twitter-nya pada November lalu, CZ menjelaskan FTX meminta bantuan darinya.

    “Sore ini, FTX meminta bantuan kami,” tulis Changpeng Zhao melalui akun Twitter resminya. “Ada krisis likuiditas yang signifikan. Untuk melindungi pengguna, kami menandatangani [letter of interest] yang tidak mengikat, yang bermaksud untuk mengakuisisi penuh FTX.com.”

    Bankman-Fried juga mengonfirmasi kabar tersebut. FTX dan Binance disebutnya telah mencapai kesepakatan transaksi strategis.

    Namun, kerja sama keduanya akhirnya dibatalkan Binance. Perusahaan mengatakan jika isu yang membelit FTX terlalu besar untuk bisa diselesaikan.

    “Pada awalnya, harapan kami adalah bisa membantu konsumen FTX dengan menyediakan likuidtas. Namun, isu ini ternyata di luar kemampuan kami untuk menolong,” kata Binance.

    Zhao dikabarkan mau membantu FTX. Akan tetapi, Binance berubah pikiran karena ada kemungkinan masalah lebih besar di masa depan.

    Binance menyatakan FTX “salah kelola dana nasabah dan kemungkinan akan diinvestigasi oleh badan pemerintah Amerika Serikat”.

    Kepada para pegawainya, Zhao mengklaim tak punya maksud lain dari pembatalan tersebut. Ia juga mengatakan bukan hal baik bagi siapapun di industri jika FTX sampai bangkrut.



    Artikel Selanjutnya


    Bandar Kripto Terbesar Dunia Diseret ke Pengadilan

    (npb/npb)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.