Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Chip Langka, General Motors Tutup Pabrik Mobil
    Insight News

    Chip Langka, General Motors Tutup Pabrik Mobil

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 September 2021Updated:3 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – General Motors kembali memutuskan menghentikan produksi pada enam pabriknya di Amerika Utara, akibat kekurangan chip global. Ini jadi kedua kalinya GM tutup pabrik, setelah beberapa pabriknya harus menganggur selama dua minggu di bulan April.

    GM yang merupakan induk dari Chevrolet, GMC, Cadillac, dan Buick ini menjadi pembuat mobil terbaru yang terpengaruh akan kekurangan pasokan chip komputer.

    Empat pabrik di Amerika Serikat (AS) terpengaruh akibat masalah ini adalah Fort Mayne, Indiana; Wentzville, Missouri; Spring Hill, Tennessee dan Lansing Michigan. Selain itu ada empat lagi di Meksiko dan Kanada yang akan ditutup selama beberapa minggu bersamaan dengan GM akan berusaha menopang pasokan chip, dikutip dari The Verge, Jumat (3/9/2021).

    Kebijakan ini akan mempengaruhi kendaraan paling menguntungkan dari perusahaan, termasuk truk pickup dan SUV.

    Sejumlah kendaraan yang terdampak termasuk Chevy Silverado, Cheyenne, Traverse, Equinox, dan Express; GMC Acadia, Sierra, Savana, Terrain dan Canyon; Buick Enclave dan Cadillac XT5 serta XT6.

    “Selama downtime, kami akan memperbaiki dan mengirimkan kendaraan yang belum selesai dari beberapa pabrik yang terdampak, termasuk Fort Wayne dan Silao ke dealer, untuk membantu memenuhi permintaan pelanggan yang kuat untuk produk kami,” kata Juru bicara perusahaan.

    Dia juga menyebutkan, GM tetap yakin akan kemampuannya untuk menemukan solusi agar meminimalkan dampak pada kendaraannya.

    “Mesk situasinya tetap kompleks dan tidak pasti, kami tetap yakin dengan kemampuan tim untuk terus menemukan solusi kratf untuk meminimalkan dampak pada kendaraan saat permintaan tinggi dan kapasitas terbatas,” jelasnya.

    Bukan hanya GM yang terdampak atas masalah pasokan chip ini, namun juga ada Volkswagen, Ford, dan Toyota yang memutuskan memangkas produksi serta menutup pabrik sementara.

    Sementara Tesla memproduksi kendaraan dengan jumlah yang jauh lebih sedikit dari pesaingnya. CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan situasi kekurangan chip global tetap cukup serius.

    [Dexpert.co.id]

    (wed/wed)



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.