Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mulai Besok, Semua Orang Korea Selatan Lebih Muda Setahun
    Inspiring You

    Mulai Besok, Semua Orang Korea Selatan Lebih Muda Setahun

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman31 Mei 2023Updated:31 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Korea Selatan pada tahun lalu telah mengeluarkan undang-undang baru terkait perhitungan usia di Negeri Ginseng. Undang-Undang yang akan menjadi standar baru perhitungan umur ini berlaku efektif pada Juni 2023.

    Ini artinya, mulai besok semua orang di Korea Selatan berusia satu tahun lebih muda. Dan “umur Korea” juga tak boleh lagi digunakan di dokumen resmi. 

    Seperti diketahui Korea Selatan memiliki sistem perhitungan sendiri dalam menentukan usia seseorang. Setidaknya, ada tiga cara untuk menghitung usia seseorang: sistem tradisional Korea, sistem yang diakui secara internasional, dan sistem ketiga yang digunakan ketika seseorang tidak mengetahui secara pasti tanggal lahirnya. Adapun sistem yang paling umum digunakan adalah sistem tradisional usia Korea.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bayi yang lahir disana pada Desember 2022 otomatis berumur satu tahun. Kemudian, ketika tahun berganti, pada 1 Januari 2023, bayi tersebut dianggap sudah berusia dua tahun meski baru lahir ke dunia selama beberapa minggu saja.

    Kendati demikian, para kritikus mengemukakan kekhawatiran bahwa sistem yang berbeda dapat menyebabkan kebingungan dalam memberikan layanan kesejahteraan, medis dan administrasi dan menimbulkan biaya sosial yang tidak perlu.

    Sebelumnya, Presiden Yoon Suk-yeol berjanji untuk menyatukan sistem usia sebagai salah satu janji kampanyenya. Dia ingin menstandardisasi sistem usia internasional dengan mengubah kode sipil dan undang-undang yang terkait dengan layanan sosial.

    “Kami telah mengalami biaya sosial dan ekonomi yang tidak perlu dari kebingungan dan perselisihan yang terus-menerus ketika menerima layanan sosial dan menafsirkan berbagai kontrak,” kata Lee Yong-ho, kepala tim transisi politik, dikutip Korea Times.


    Artikel Selanjutnya


    Wow! Penduduk Negara Ini Paling Glamor, Rajin Beli Tas Mewah

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.