Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ayah dan Bunda, Ini Manfaat TV Analog Dimatikan Bagi Anak
    Insight News

    Ayah dan Bunda, Ini Manfaat TV Analog Dimatikan Bagi Anak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 September 2021Updated:3 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan migrasi siaran tv analog ke digital sudah terjadi pada 2 November 2022. Migrasi ini punya keuntungan bagi anak.

    Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal PPI Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia mengatakan tv digital tidak ada bedanya dengan tv yang ada di rumah saat ini. Masih menggunakan antena yang sama dan tidak perlu beli tv baru. Layanan ini pun gratis atau tidak berbayar.

    “Bedanya hanya set top box (STB) yang harganya hanya Rp 200 ribu hingga 350 ribu yang bisa didapatkan dengan mudah di marketplace hingga toko elektronik,” ungkap Geryantika dalam Talkshow Jatim Siap Analog Switch Off (ASO), dikutip Rabu (2/9/2021).

    Geryantika menambahkan ada beberapa manfaat siaran tv digital yang bisa dirasakan masyarakat. Pertama, dapat menikmati siaran dengan gambar yang lebih jernih dan audio yang jelas selama terdapat sinyal. Ini berbeda dengan siaran tv analog yang biasanya terganggu jika ada hujan atau angin kencang.

    Selain itu, pengguna tv digital bisa memanfaatkan electronic program guidance (EPG), di mana penonton bisa melihat jadwal acara atau sinopsis suatu film yang tampilkan suatu stasiun televisi.

    “tv digital juga ramah anak. Orang tua bisa menggunakan parental lock. Jadi orang tua lihat dulu EPG dan lihat apakah acara televisi cocok atau tidak dengan anak. Kalau dirasa tidak cocok tinggal di-lock,” jelasnya.

    Parental lock adalah software yang memungkinkan orang tua untuk mengontrol dan mengatur penggunaan televisi, internet, hingga komputer bagi anak-anak. Tujuannya adalah membatasi akses anak-anak dari konten yang tidak sesuai usia anak.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/miq)



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.