Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»AI Biang Kerok Manusia Nganggur, Bos LinkedIn Buka Suara
    Insight News

    AI Biang Kerok Manusia Nganggur, Bos LinkedIn Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Mei 2023Updated:27 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, ikut berkomentar soal dampak teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada kehidupan manusia. Ia setuju dengan anggapan bahwa AI akan membuat sejumlah pekerjaan menghilang.

    Sebelumnya, banyak pihak yang meramal AI akan mengubah cara hidup manusia dan menghilangkan beberapa pekerjaan. Misalnya profesi yang berkaitan dengan teknologi informasi, serta pekerjaan lain seperti penulis dan guru.

    BT Group, perusahaan telekomunikasi asal inggris, dilaporkan bersiap untuk memangkas 55 ribu karyawan karena AI. Teknologi tersebut dilaporkan akan menggantikan 10 ribu peran pada 2030 mendatang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun di sisi lain, Hoffman menjelaskan AI bisa jadi solusi baru. Dalam hal ini, AI bisa membantu manusia dalam pekerjaannya dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

    “Namun AI bisa jadi solusi. Bagaimana melatih karyawan dengan skill baru, serta membantu mereka menemukan pekerjaan lain,” kata Hoffman dalam sebuah wawancara dengan Fortune, dikutip dari Insider, Jumat (26/5/2023).

    Dia melanjutkan, “AI adalah jawaban yang tepat,” ujarnya.

    Sebelumnya, CEO OpenAI Sam Altman juga mengatakan hal serupa. OpenAI merupakan perusahaan yang mengembangkan ChatGPT. Altman tak menampik potensi AI menghilangkan pekerjaan. Namun, ia menilai AI juga akan menciptakan pekerjaan baru.

    Dalam waktu dekat, hal yang dikhawatirkan Altman adalah proses pemilu yang bisa ‘goyang’ gegara AI. Agar pesta demokrasi itu tidak rusak, dia menyarankan pemerintah perlu mengatur AI.

    Dalam pertemuannya dengan senator AS, Altman juga mendorong pemerintah setempat bisa menerbitkan izin dan kewajiban uji coba untuk pengembangan model AI. Kebijakan tersebut perlu diberlakukan bagi perusahaan maupun individu, agar pengembangan dan penggunaan AI sejalan dengan etika moral dan hukum. 



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.