Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Hapus YouTube Stories, Disuntik Mati 26 Juni 2023!
    Insight News

    Google Hapus YouTube Stories, Disuntik Mati 26 Juni 2023!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Mei 2023Updated:26 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – YouTube bakal menyuntik mati fitur ‘Stories’ pada 26 Juni 2023 mendatang. Fitur yang mirip dengan Instagram Story dan WhatsApp Story ini pertama kali diperkenalkan pada 2018 mendatang.

    Semua kreator yang sudah memiliki 10.000 subscriber ke atas bisa memanfaatkan YouTube Story untuk membagikan momen dan terhubung dengan audiens mereka.

    Pengumuman soal dihapusnya YouTube Story diumumkan melalui laman resmi Google Support.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Mulai 26 Juni 2023, opsi untuk membuat YouTube Story tak lagi tersedia,” kata laman tersebut, dikutip Jumat (26/5/2023).

    Lebih lanjut, kreator yang mengunggah YouTube Stories tepat pada tanggal 26 Juni, masih bisa melihat konten mereka hingga 7 hari ke depan.

    Tak sama dengan Instagram dan WhatsApp yang cuma memajang konten Story selama 24 jam, YouTube memang mematok waktu lebih lama yakni 7 hari.

    Selama ini, YouTube Stories memang terbilang kurang populer digunakan. Pasalnya, YouTube juga punya fitur ‘Shorts’ yang sama-sama mengandalkan format video vertikal.

    Bedanya, Shorts tampil pada linimasa utama dan tidak akan dihapus otomatis oleh platform. Shorts lebih mirip dengan TikTok.

    Sementara itu, YouTube Stories hanya bisa diakses melalui perangkat mobile. Pengguna desktop tak bisa melihat konten yang dibagikan pada fitur tersebut.

    Cara melihatnya pun melalui profil YouTube. Sama seperti ketika mengakses Instagram dan WhatsApp Story.

    Bersamaan dengan pengumuman YouTube menyuntik mati Stories, layanan berbagi video itu juga menawarkan alternatif. Pengguna diminta agar lebih aktif memanfaatkan fitur Shorts dan ‘Community Post’.

    “YouTube Community Post adalah opsi terbaik ketika Anda ingin memberikan update ke subscriber, memulai obrolan, atau mempromosikan konten,” tertera dalam situs resmi.

    Sebagai catatan, YouTube Community Post mirip dengan Twitter dan Instagram. Anda bisa mengunggah foto, teks, polling, kuis, hingga stiker.

    YouTube juga melakukan pembaruan dengan penawaran opsi konten selama 24 jam di Community Post. Selain itu, YouTube juga mendorong pengguna untuk menjajal Shorts.

    “Kalau Anda ingin membuat video pendek atau menjangkau lebih banyak audiens, Shorts adalah opsi yang terpat,” kata pengumuman tersebut.

    “Bagi kreator yang menggunakan Shorts dan Stories, Shorts secara rata-rata lebih banyak membantu pertumbuhan subscriber ketimbang Stories,” lanjut keterangan itu.




    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.