Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dalam Semalam, Harta Pria Ini Naik Rp 100T Berkat ChatGPT
    Insight News

    Dalam Semalam, Harta Pria Ini Naik Rp 100T Berkat ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Mei 2023Updated:26 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi pembuat chip, Nvidia, mencatat sejarah baru. Pada perdagangan Rabu (24/5) lalu, sahamnya melonjak 26%.

    Kapitalisasi pasar (market capital)-nya bertambah sekitar $US 200 miliar. Hal ini menjadikan Nvidia sebagai perusahaan dengan pertumbuhan nilai pasar (market value) terbesar sepanjang sejarah, dalam rentang 1 hari.

    Lonjakan saham Nvidia mengantarnya ke posisi ke-6 sebagai perusahaan dengan market capital terbesar di dunia, yakni US$ 939,29 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Angka itu hampir menyentuh US$ 1 triliun. Jika tercapai, Nvidia akan menambah daftar perusahaan ‘elit’ dengan market capital tembus US$ 1 triliun.

    Sejauh ini, baru 5 perusahaan yang sudah masuk ke jejeran angka itu. Masing-masing adalah Apple, Microsoft, Saudi Aramco, Alphabet, dan Amazon.

    CEO Nvidia Mendadak Tajir

    Berkat lonjakan saham Nvidia, CEO Jensen Huang pun mendadak tajir. Jensen yang mendirikan Nvidia pada 1993 lalu memegang 3,5% saham perusahaan.

    Nilainya setara dengan 86,9 juta lembar saham Nvidia. Artinya, kekayaannya bertambah US$ 6,8 miliar atau Rp 101,8 triliun, dikutip dari Market Insider, Jumat (26/5/2023).

    Secara total, Jensen sekarang memiliki kekayaan sebesar US$ 34 miliar atau Rp 509 triliun.

    Saham Nvidia Melonjak Gegara ChatGPT

    Selama ini, Nvidia lebih dikenal sebagai produsen GPU untuk PC gaming dan System on Chip (SoC) untuk smartphone dan mobil tanpa awak (self-driving car).

    Namun, belakangan Nvidia mulai berinvestasi untuk pengembangan teknologi AI. Sejalan dengan booming teknologi kecerdasan buatan berkat ChatGPT, Nvidia pun kecipratan rejeki nomplok.

    Nvidia memproduksi chipset kunci untuk menyokong teknologi di balik ChatGPT milik OpenAI dan Bard milik Google. Ke depan, dengan ketatnya perang AI, bisnis Nvidia diprediksi bakal melambung lebih tinggi.

    Saham Nvidia sendiri melonjak pekan ini pasca perusahaan mengumumkan pendapatannya. Untuk Q2 2023, perusahaan memprediksi akan meraup pendapatan US$ 11 miliar atau 50% lebih tinggi dari ramalan Wall Street.

    “Selama 22 tahun mengamati bursa saham teknologi, kami tak pernah melihat prediksi pendapatan sebesar ini. Optimisme tersebut membuktikan bahwa monetisasi AI akan sangat berpengaruh pada bisnis,” kata analis firma Wedbush, Dan Ives.

    Jensen bukan satu-satunya yang mendadak tajir berkat teknologi AI. Pendiri Alphabet, Sergey Brin dan Larry Page masing-masing meraup penambahan kekayaan US$ 25 miliar dan US$ 27 miliar. Hal tersebut menyusul komitmen Google mengembangkan AI yang berdampak pada lonjakan saham Alphabet.




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.