Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor Investree Ngamuk di Twitter, Bos OJK Bilang Ini
    Insight News

    Investor Investree Ngamuk di Twitter, Bos OJK Bilang Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Mei 2023Updated:26 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi tanggapannya terkait fenomena gagal bayar yang menghantui para lender di platform Peer to Peer Lending (P2P) Investree.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pihaknya terus memantau terkait pemenuhan kewajiban para pelaku industri P2P Lending. Hal ini ia sampaikan kepada wartawan usai menghadiri rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, (25/5/2023).

    “Tentu OJK melakukan kewajibannya dan tugasnya sesuai dengan pengaturan yang ada. Menurut saya tidak akan komentar satu per satu karena proses ini sedang dilakukan terus untuk pengawasannya dan juga bagaimana kewajiban yang harus dilakukan,” ungkap Mahendra.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebelumnya, para lender dari Investree meramaikan jagad Twitter dengan keluhannya. Ternyata, ada beberapa lender yang mengalami keterlambatan pembayaran imbal hasil pendanaan selama ratusan hari.

    Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia Research di Twitter, akun @Mila81343483 mengaku bahwa Investree sudah telat mengembalikan uang yang disetor olehnya selama 405 hari.

    Sementara dalam cuitan akun @yseandrv pada 21 Mei lalu, akun Twitter tersebut menunjukkan screenshot beberapa pendanaan yang dilakukannya di Investree, dari empat pendanaan dua di antaranya terlambat 100 hari dan satu lagi 212 hari.

    CEO Investree Adrian Gunadi telah memberikan pernyataan soal komentar lender Investree di Twitter kepada CNBC Indonesia.

    Ia menyatakan bahwa TKB90 Investree per 30 April 2023 adalah 97,07 persen di atas rata-rata industri sebesar 95,7 persen.

    “Investree terus berkomitmen untuk memberikan penyelesaian yang optimal bagi Borrower dan Lender, termasuk mengirimkan informasi terkini yang bersifat real-time terkait pendanaan kepada Lender, dan semua ini kami lakukan dengan pengawasan dari OJK sebagai bentuk kepatuhan dan juga transparansi Investree,” katanya.

    Adrian kemudian menjelaskan soal solusi mitigasi risiko Investree terhadap pinjaman yang didanai oleh Lender yang gagal bayar.

    “Sesuai dengan SOP [standard operating procedure] dan PKS [Perjanjian Kerja Sama] dengan mitra asuransi kami, ada syarat dan ketentuan dari pihak asuransi yang harus diikuti termasuk pinjaman yang sudah masuk dalam kategori wanprestasi.”

    Dia mengatakan jumlah pengembalian maksimal dari mitra asuransi adalah 90 persen dari pokok pinjaman, termasuk bunga dan denda keterlambatan.

    Adrian lalu menegaskan bahwa Investree terus berupaya untuk menyelesaikan pinjaman yang terlambat dengan berbagai pendapatan termasuk penjualan aset hingga litigasi. 



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.