Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kasus Covid RI Turun Drastis, Kemenkes Beri Warning
    Insight News

    Kasus Covid RI Turun Drastis, Kemenkes Beri Warning

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 September 2021Updated:2 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kasus infeksi Covid-19 di Indonesia terus menurun sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun Kementerian Kesehatan masih waspada sebab bisa saja kasus Covid-19 kembali melonjak.

    Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi memberikan contoh kasus di India. Negeri Bollywood ini sempat diterjang tsunami Covid-19 karena varian Delta. Pemerintah India pun berhasil menurunkan kasus Covid-19 dengan berbagai kebijakan tetapi kini kasus kembali meningkat.

    “Bisa berkaca dari kasus India yang saat ini kembali mengalami peningkatan kasus (Covid-19) setelah ada perayaan festival. Selain itu banyak negara yang cakupan vaksinasi cukup tinggi kemudian terjadi tren peningkatan kasus,” kata dia, dalam konferensi pers online, Rabu (1/9/2021).

    Contoh negara dengan vaksinasi tinggi tetapi hadapi lonjakan kasus Covid-19 adalah Jepang. Bahkan lonjakan kasus Covid-19 lebih tinggi dari puncak kasus sebelumnya.Tercatat kasus terkonfirmasi sebelumnya 6.425 kasus dan saat ini menjadi 23.065 kasus.

    Selain itu Amerika Serikat juga mengalami peningkatan kasus. Misalnya sempat puncak kasus  di negeri itu menyentuh 250 ribu per hari kemudian turun, kembali naik lagi 150 ribu. Angka perawatan sempat meningkat 116.235 dan kemudian turun kembali 87 ribu.  Negara lain yang mengalami hal yang sama adalah Inggris dan Israel.

    “Meski keempat negara tersebut cakupan vaksinasi dosis lengkap  cukup tinggi, AS itu mencapai 51%, Israel 62%, Inggris 62% dan Jepang 43%, kasus Covid-19 sedang meningkat,” jelasnya.

    Dia menjelaskan pengendalian mobilitas melalui PPKM dapat mengendalikan penyebaran virus. Namun juga diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

    “Mobilitas sudah dilonggarkan, meski demikian tetap menyadari dan waspada akan adanya Covid-19. Disiplin menerapkan protokol kesehatan wajib dilaksanakan,” kata Siti Nadia.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.