Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Ditinggal, Bill Gates Sebut Penggantinya
    Insight News

    Google Ditinggal, Bill Gates Sebut Penggantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Mei 2023Updated:23 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bill Gates meramal platform online seperti Google dan Amazon bakal mati. Penyebabnya adalah perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang lebih canggih di masa depan.

    Gates mengatakan teknologi AI akan sangat radikal mengubah perilaku pengguna. Bahkan, bisa menciptakan asisten digital personal.

    Saat itulah orang-orang akan mulai meninggalkan platform seperti Google dan Amazon. Gates mengatakan mereka tidak akan pernah lagi mengakses situs pencarian dan juga produktivitas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Karena Anda tidak akan pernah pergi ke situs pencarian lagi, Anda tidak akan pernah pergi ke situs produktivitas, Anda tidak akan pernah pergi ke Amazon lagi,” kata Gates, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (23/5/2023).

    Asisten AI yang belum dikembangkan dapat memahami kebutuhan dan kebiasaan seseorang. Teknologi juga akan membantu mereka mengakses informasi yang lebih banyak dalam satu waktu, ujar Gates.

    Sementara itu, Gates menilai pertarungan AI bisa dimenangkan siapa pun, baik startup maupun raksasa teknologi. Dia juga mendorong Microsoft untuk masuk ke dalam perang teknologi itu.

    Gates juga menyebutkan ada satu startup AI yang menarik perhatiannya. Startup bernama Inflection AI itu didirikan salah satunya oleh Mustafa Suleyman, mantan eksekutif Deepmind, dan bergerak di machine learning terkait interaksi manusia dan komputer.

    Namun, untuk mencapai teknologi AI dengan asisten digital, banyak perusahaan akan bertahan pada AI generatif. Metodenya mirip dengan ChatGPT, chatbot populer milik OpenAI.



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.