Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Balas Dendam, Blokir Teknologi AS
    Insight News

    China Balas Dendam, Blokir Teknologi AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Mei 2023Updated:23 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) selama ini rajin memblokir teknologi dari perusahaan China. Misalnya saja Huawei dan ZTE yang dilarang menyokong peralatan jaringan telekomunikasi di negara adikuasa.

    Baru-baru ini, TikTok juga diblokir dari perangkat pegawai negeri AS. Bahkan ada wacana untuk memblokirnya secara nasional.

    Sanksi dari AS tersebut juga berdampak pada negara-negara sekutunya. Seringkali teknologi China yang diblokir AS turut disetop dari Eropa dan Inggris.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nah, sepertinya China tengah balas dendam. Negara yang dikuasai Xi Jinping tersebut memutuskan memblokir Micron, yakni perusahaan chip memori komputer asal Amerika Serikat.

    Produk dari Micron dilarang untuk dikirim ke China. Departemen Pedagangan AS mengatakan pihaknya sudah mengetahui hal ini.

    “Kami akan berkomunikasi langsung dengan otoritas China untuk menjelaskan posisi kami dan mengklarifikasi keputusan mereka,” kata perwakilan Departemen Perdagangan AS, dikutip dari PhoneArena, Senin (22/5/2023).

    “Kami juga akan berkomunikasi dengan para mitra untuk membahas soal dampak pasar chip memori yang disebabkan oleh keputusan China,” ia melanjutkan.

    Sementara itu, perwakilan Micron Technology juga mengonfirmasi soal diblokirnya pengiriman chip memori ke perusahaannya ke China.

    “Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah China,” tertulis dalam keterangan tersebut.

    Tahun lalu, Micron mengantongi 11% dari total pendapatannya dari China. Angka itu setara dengan US$ 30,8 miliar. Adapun portofolio produk mereka mencakup DRAM, memori flash NAND, dan SSD.

    Beberapa klien besar Micron di China adalah Lenovo, Xiaomi, Inspur Electronics Information, ZTE, Coolpad, China Electronics Corp, dan Oppo.

    Dengan pemblokiran ini, beberapa raksasa teknologi produsen chip memori asal Korea Selatan akan diuntungkan. Misalnya Samsung Electronics dan SK Hynix.


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.