Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Startup Asia Tenggara Masih RI, Filipina Mengancam
    Insight News

    Raja Startup Asia Tenggara Masih RI, Filipina Mengancam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah perlambatan ekonomi global, Asia Tenggara berhasil menarik miliaran dolar investasi di sektor teknologi, dan menjadi tahun ketiga terkuat dalam 10 tahun terakhir.

    Laporan Southeast Asia Tech Investment dari Cento Research menyebutkan investasi di wilayah ini mencapai US$10,4 miliar (sekitar Rp 154,1 triliun) pada tahun 2022.

    Jika ditotal, perusahaan teknologi di Asia Tenggara membukukan 929 kesepakatan pada tahun 2022, tahun dengan jumlah kesepakatan kedua dalam catatan Cento.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Keseluruhan modal yang diinvestasikan tetap berada di atas periode pra-pandemi. Namun jika dibanding 2021, nilainya merosot drastis dari sebelumnya US$14,5 miliar.

    Asia Tenggara tidak melihat defisit modal investasi digital hingga akhir tahun 2022 meski suntikan modal merosot. Investor teknologi di kawasan ini disebut tampak lebih lambat bereaksi terhadap perubahan global daripada Amerika Latin dan India.

    Sementara di Indonesia, investasi baru dari modal ventura mencapai 46% dari total kesepakatan di Asia Tenggara, paling tinggi di antara negara Asia Tenggara lainnya pada tahun 2022.

    Angkanya cukup konsisten dari tahun sebelumnya yakni 45%. Namun selama 2 tahun terakhir, dominasi Indonesia sebagai negara tujuan investasi startup di Asia Tenggara makin lemah. Pada 2020, 67% dari investasi yang masuk ke startup Asia Tenggara berujung ke perusahaan Indonesia.

    Namun, startup Vietnam dan Filipina dalam beberapa tahun ini menjadi magnet investor. Jumlah kesepakatan investasi startup di dua negara melonjak.

    Filipina bahkan kini menjadi tujuan investasi nomor tiga setelah Indonesia dan Singapura. 



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.