Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Miris! HP China Kalah Telak di Kandang Sendiri, Ini Buktinya
    Insight News

    Miris! HP China Kalah Telak di Kandang Sendiri, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Mei 2023Updated:15 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa saat lalu, CEO Apple Tim Cook menyampaikan rasa syukur khusus untuk masyarakat China. Pasalnya, di tengah lesunya industri smartphone global, bisnis Apple terselamatkan oleh Negeri Tirai Bambu.

    Laporan dari firma riset Counterpoint menunjukkan iPhone menguasai 20% pangsa pasar HP di China. Yang lebih menarik, 80% dari keseluruhan profit HP di China dipegang oleh HP besutan Apple.

    Padahal, firma riset Canalys mengatakan performa bisnis HP di Q4 2022 merupakan yang terburuk selama satu dekade. Di antara pemain ‘Top 5’, hanya Apple yang mampu bertumbuh positif.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Secara berurutan, 5 raja HP China adalah Apple, Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Ironisnya, 2 posisi teratas dipegang pabrikan AS dan Korea Selatan.

    Sementara itu, pabrikan China menempati posisi di bawah, dari ke-4 hingga ke-5, dikutip dari Gizchina, Senin (15/5/2023).

    Menurut AppleInsider, pencapaian Apple sebagai raja HP China di Q4 terjadi kembali sejak 2015 lalu. Kala itu, Apple mengantongi 23% pangsa pasar HP di Negeri Tirai Bambu.

    Perubahan Tren ke HP Premium

    Menurut laporan, pertumbuhan penjualan iPhone disokong oleh tren masyarakat yang mulai mengarah ke perangkat premium. Ada tren penurunan minat untuk produk murah, meski masih mendominasi pasar.

    Secara rata-rata, harga perangkat iPhone besutan Apple berada di angka US$ 988 atau setara Rp 14 jutaan. Pabrikan China pun menyambut tren pertumbuhan HP premium.

    Hal ini sama dengan yang terjadi di Indonesia. Menurut Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, vendor HP di Indonesia mulai memperlebar portofolio produknya, yakni menuju ke rentang harga yang lebih tinggi.

    “Bukan berarti smartphone di rentang harga lebih rendah akan ditinggalkan, mengingat mereka masih mendominasi pasar Indonesia,” ia menjelaskan.



    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.