Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Habis Hajar WhatsApp, Elon Musk Mau Buat Kembarannya
    Insight News

    Habis Hajar WhatsApp, Elon Musk Mau Buat Kembarannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Mei 2023Updated:11 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – WhatsApp dikritik habis oleh Elon Musk dan menilai aplikasi chat tersebut tidak bisa dipercaya.

    Tudingan Musk ke WhatsApp dilontarkan lewat Twitter sebagai balasan dari tweet tentang aktivitas aplikasi WhatsApp mengakses mikrofon HP.

    Tak lama setelah itu, Musk yang menjabat sebagai CEO Twitter mengatakan akan segera menambahkan panggilan suara dan video bersama dengan pesan terenkripsi ke Twitter. Fitur-fitur tersebut sudah lama dijanjikan perusahaan namun baru direalisasikan.

    Tampaknya fitur ini menjadi bagian dari rencana Musk untuk mengubah Twitter menjadi aplikasi segalanya atau everything app.

    Pembaruan fitur terbaru ini mirip seperti iMessages milik Apple, memungkinkan pengguna untuk langsung membalas pesan langsung atau direct message (DM) tertentu dalam percakapan alih-alih yang terbaru. Twitter juga memberikan pengguna untuk bisa bereaksi terhadap pesan langsung dengan emoji apa pun.

    Musk mengatakan platform akan merilis DM terenkripsi V1.0 besok, demikian dikutip Forbes, Kamis (11/5/2023).

    Pria 51 tahun juga menambahkan fitur obrolan suara dan video ke Twitter, sebuah fitur yang belum tau kapan akan dirilis dan hanya menyatakan “segera”.

    Deskripsi Musk menunjukkan Twitter akan menggunakan enkripsi end-to-end untuk DM terbaru yang akan mencegah siapa pun di Twitter atau bahkan lembaga pemerintah untuk melihat pesan-pesan ini tanpa mendapatkan akses ke perangkat pengguna.

    Layanan seperti Signal, iMessage Apple, WhatsApp Meta, dan Messenger saat ini menggunakan enkripsi end-to-end.

    Tidak jelas apakah Twitter berencana untuk mengaktifkan layanan ini secara default atau mengizinkan pengguna mengubah sesuai keinginannya. Selain itu, masih harus dilihat apakah enkripsi akan dibatasi hanya untuk pesan langsung satu-satu atau juga termasuk obrolan grup.

    Sejak mengambil alih Twitter tahun lalu, Musk telah berulang kali berbicara tentang mengubah platform menjadi apa everything app seperti WeChat di China atau Kakao di Korea Selatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.