Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peternak Unicorn RI Ungkap Dua Biang Kerok Startup Gagal
    Insight News

    Peternak Unicorn RI Ungkap Dua Biang Kerok Startup Gagal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Mei 2023Updated:9 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada dua macam penyebab utama startup gagal di tengah jalan setelah mendapat investasi dari modal ventura.

    Co-Founder and Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan yang paling sering terjadi adalah para founder startup bertengkar. Jika hal itu terjadi, startup sudah dipastikan tidak bisa diselamatkan

    “Pertama paling sering karena foundernya berantem. Aduh pusing kalau (berantem), langsung mati startup-nya,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Selasa(9/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kedua, mereka tidak fokus dan terlalu memikirkan banyak hal. Merasa bahwa bisa mengerjakan semuanya dalam satu waktu dengan harapan bisa mendapat pendanaan yang lebih besar.

    Menurut Willson, startup seharusnya fokus dan tidak latah mencoba merambah segala jenis bisnis demi menggaet investor.

    “Saya kasih contoh ya, ibu-ibu yang mau melahirkan butuh 9 bulan kan, ga mungkin ada 9 ibu-ibu baru terus lahir 1 bulan. Semua butuh proses,” kata dia.

    Selain itu, dia menegaskan tidak semua perusahaan rintisan menarik untuk jadi sasaran investasi modal ventura. Perusahaan modal ventura seperti East Ventures mencari perusahaan yang punya risiko tinggi untuk gagal tetapi juga punya potensi yang besar.

    Perusahaan yang risikonya tidak tinggi punya banyak alternatif pendanaan, mulai dari modal sendiri hingga pinjaman bank.

    “Startup yg diinvestasi venture capital biasanya yang bener-benar lebih high risk. Dan potensinya besar sekali, tapi in the same time, karena high risk, potensinya bisa hilang semua.” pungkasnya.

    East Ventures adalah investor pertama di Tokopedia dan Traveloka, dua perusahaan asli RI yang sukses meraih status unicorn. Perusahaan lain di portofolio East Ventures yang sukses menjadi unicorn adalah Xendit.




    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.