Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TaniFund di Ujung Tanduk, OJK Kasih Syarat Jika Mau Selamat
    Insight News

    TaniFund di Ujung Tanduk, OJK Kasih Syarat Jika Mau Selamat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Mei 2023Updated:8 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tingkat kredit macet di TaniFund, perusahaan fintech bagian dari TaniHub, sangat tinggi. Otoritas Jasa Keuangan menyatakan TaniFund kini ada dalam pengawasan khusus.

    Direktur Pengawasan Fintech OJK, Tris Yulianta mengungkapkan informasi soal permasalahan kredit macet di Tanifund yang menurutnya sangat kompleks. Permasalahan tidak hanya dalam hal manajemen, tetapi ada permasalahan terkait peminjam.

    “Tapi ada dampak borrower nya sendiri yang pada saat memperoleh pinjaman, karena dia di sektor pertanian bisa jadi tingkat keberhasilan panennya tidak sesuai ekspektasi,” ujarnya. “Jadi tidak bisa dikatakan ini hanya borrower nya, ini hanya manajemennya, tapi ini impact dari 2 hal, ya borrowernya tidak sesuai ekspektasi tingkat panennya, manajemen risiko juga kurang bagus.”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hingga saat ini website tanifund.com masih tidak bisa diakses. Kejadian ini berlangsung mulai pertengahan bulan lalu, setelah anak perusahaan Tanihub Grup itu digugat di KPPU dan mendapat sanksi dari OJK.

    Saat membukanya, hanya ada tulisan pemberitahuan jika sistem sedang dalam pemeliharaan.

    Sejak beberapa waktu lalu, Tanifund diketahui mencatatkan tingkat kredit macet yang tinggi. Pada Maret 2023, catatan CNBC Indonesia, TKB90 TaniFund hanya 36,07%.

    TaniFundharus menyerahkan rencana aksi (action plan) ke OJK dengan batas waktu pertengahan 2023. Jika tenggat tidak bisa dipenuhi, izin pinjolTanifundakan dicabut.

    “Kalau tidak bisa memenuhi action plan itu akhirnya ya cabut izin usaha,” kata Tris saat Halalbihalal AFPI, di kawasan Senayan, Jumat (5/5/2023).

    Terkait dengan action plan yang dimaksud adalah menyelesaikan semua kewajiban kredit macet. Dan proses ini masih dalam pengawasan OJK. Mereka mengatakan secara rutin berkomunikasi dengan pihak Tanifund paling tidak 2 minggu sekali untuk menanyakan bagaimana progresnya.

    Sampai saat ini, progres yang sudah dilakukan Tanifund adalah melakukan penagihan, tetapi disebut prosesnya belum signifikan.

    “Jadi kredit macet lender yang kemarin ramai sudah sebagian berhasil ditarik. Tapi ya signifikannya belum,” ungkap Tris.




    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.